Lakukan Kunjungan Monev KKN-T, Nasruddin: Ini Bagian Dari Evaluasi Capaian Program Mahasiswa KKN

0
410
- Advertisement -

PosoNews.id, Poso- Panitia Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Poso, sejak 14 hingga 20 Januari 2021 melakukan kunjungan monitoring ke lokasi KKN Terintegrasi.

Diketahui, tim monitoring dan evaluasi (monev) KKN dibagi menjadi dua tempat. Yaitu wilayah Kabupaten Poso dan Kabupaten Tojo UnaUna (Touna).

Untuk wilayah Poso Kota, Poso Pesisir, Pamona Selatan dan Lore Utara di koordinatori Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Drs. Sahrir, M.Pd.I. Dan wilayah Tojo Barat, Ulubongka, Ampana, di koordinatori oleh H. Lukito, S.Pd.I, M.Ag.

Monev PLS-PLK-KKN terintegrasi ini, selain dihadiri oleh masing-masing DPL, nampak hadir Ketua STAI Poso, DR. H. Nasruddin L. Midu, M.Ag, Ketua I, Drs. H. Mohammad Arfan Hakim, M.Pd.I, Ketua II, Dra. Ruwaidah Untingo, Ketua III, Ibrahim Ismail, S.Ag, M.HI serta Sekretaris LP2M Abdul Kadir Abdjul, S.Pd.I.

Dalam kunjungannya, Ketua STAI Poso, Nasruddin L. Midu memberikan arahan kepada mahasiswa, agar dalam setiap aktifitas yang dilakukan selalu menjaga nama baik almamater STAI Poso serta selalu mematuhi protokol kesehatan.

Dia juga mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang ikut berperan mengambil bagian dengan melakukan aksi penggalangan dana untuk korban bencana gempa bumi yang terjadi di Sulawesi Barat (Sulbar).

“Hal ini merupakan bagian dari kepedulian STAI Poso terhadap kegiatan sosial yang ditunjukkan melalui aksi mahasiswa KKN saat ini,” tutur Ketua STAI Poso, Nasruddin L. Midu.

Diterangkannya, kunjungan monitoring ini dilakukan agar bisa mendapatkan gambaran awal bagi mahasiswa di lokasi KKN apakah ada permasalahan di lapangan atau tidak.

“Sehingga jika ada permasalahan kita bisa lakukan tindakan yang cepat jika diperlukan,” jelasnya.

Selain itu, kata Ketua Nasruddin, monev juga bertujuan untuk mengevaluasi capaian program yang sudah dan akan dilakukan oleh mahasiswa KKN.

Sekretaris LP2M Abdul Kadir Abdjul yang akrab di sapa Anto menambahkan, bahwa program KKN yang dilakukan hanya fokus pada dua item program inti saja.

“Karena bertepatan dengan adanya pandemi covid-19 yang belum tahu kapan berakhir, maka mahasiswa KKN kami fokuskan pada dua item program yang terkait dengan pencegahan penyebaran covid-19 serta program pada bidang dakwah Islamiyah,” jelas Anto yang di hubngi via telephon.

Adapun program yang terkait dengan pencegahan covid-19, sambung Anto, yaitu pembuatan dan pembagian masker serta cairan disinfektan. Sedangkan untuk program dakwah, melakukan khutbah di Masjid. (AKA).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini