Gabungan elemen pemuda yang menamakan diri Relawan Pemuda Peduli Bencana Alam Touna, bergerak membantu korban bencana alam Sulbar, dengan melakukan penggalangan dana kemanusiaan. Dari hasil penggalangan dana tersebut terkumpul sekira Rp.20 juta lebih untuk diserahkan ke korban gempa Sulbar. FOTO : Dokumentasi Ikbal Dongkalangi.
POSONEWS.ID, TOUNA – Gempa bumi berkekuatan 6,2 SR yang terjadi di Majene dan Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) , Jumat (15/1/2021) lalu, mendapat perhatian dari sejumlah elemen yang ada di Indonesia.
Di Kabupaten Tojo Una-una, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) gabungan elemen pemuda yang menamakn diri Relawan Pemuda Peduli Bencana Alam Touna, bergerak membantu korban bencana alam Sulbar, dengan melakukan penggalangan dana kemanusiaan.
Penggalangan dana tersebut dilakukan dengan cara turun ke jalan dan melakukan kampanye melalui media sosial.
“Alhamdulillah penggalangan dana yang dilakukan selama 3 hari sejak Jumat 15 Januari sampai 17 Januari 2021 terkumpul sebesar Rp. 20.506.000. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tojo Un-Una atas kepeduliannya terhadap korban gemba Sulbar, kata koordinator Lapangan Relawan Pemuda Peduli Bencana Alam Kabupaten Touna untuk Sulbar, Ikbal Dongkalangi, Minggu (17/1/2021) di Ampana.
Dia juga mengapreasiasi langkah cepat kawan-kawan yang ikut terlibat dalam aksi penggalangan dana ini seperti dai FKPAT, OPA Tebing Ligis, Green Hill Indonesia, LPLH-Maleo, KPA Gelegar Alam, WPAL Ranumarfuyu, Genpita-LH, Konpas Selebes, Sispala Napoleon, KNPI, PMII, HMI, Sekolah Perempuan Sivia Patuju , BEM PSDKU Untad Touna, AMOR, IMTU, SKPI, GENPI, Solid Squad, CB Anak Negri, Sapma, GPP, PMKP Touna dan LMND.
” Insya Allah pada hari Selasa kami akan mengantarkan secara langsung bantuan korban Gempa Mamuju, Mejene, dan Polewali Mandar, yang oleh masyarakat Tojo Una-una dititipkan kepada kami,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Sekolah Perempuan Sivia Patuju, Nabila Putri menambahkan, akan memprioritaskan kebutuhan yang sangat urjen bagi perempuan dan anak, terlebih dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, anak-anak, ibu hamil dan lansia sangat perlu diperhatikan kebutuhannya.
“Kita berupaya untuk mendapatkan donasi dari masyarakat Touna berupa keperluan dan kebutuhan bagi Balita dan Lansia yang sangat dibutuhkan di pemgungsian,” ujarnya.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 16 Januari memperbaharui data korban gempa Mamuju, sulbar, mencapai 56 orang meninggal Dunia dan 637 luka-luka.
Gempa berkekuatan 6,2 Skala richter yang menguncang Majene, Mamuju, dan Polewali Mandar, pada 15 Januari 2021 banyak menarik perhatian dan simpatik masyarakat, khususnya masyarakat Sulawesi Tengah yang pernah merasakan dan melewati dampak dari bencana Alam tersebut. (*)





