Cuaca Buruk, KPP-Basarnas Imbau Warga Kurangi Aktifitas di Laut

0
409
- Advertisement -

PosoNews.id, Palu- Pihak tim SAR gabungan di Sulteng, hingga Selasa (22/12/2020) pukul 07.00 Wita, masih terus melakukan pencarian di sejumlah tempat atas kondisi membahayakan manusia (KMM) yang terjadi dan dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan/Badan SAR Nasional (KKP/Basarnas Palu).

Salah satu upaya pencarian yang dilakukan tim SAR Gabungan yani terhadap bocah 6 tahun yang hilang di pantai Desa Batusuya, Kabupaten Donggala, hingga saat ini memasuki hari ke empat.

“Pencarian pagi ini kembali dilanjutkan dengan membagi tim menjadi 2 SRU, SRU 1 melakukan pencarian dengan menyisir menggunakan perahu karet sementara SRU 2 melakukan penyisiran di pesisir pantai,” kata Kepala KKP/Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johannes, Selasa (22/11/2020).

Andrias menjelaskan, berdasarkan pantauan di lapangan dari hari pertama hingga saat ini, tim SAR gabungan agak terkendalah oleh tingginya ombak.

“Tinggi gelombang 0,5 hingga 1,5 meter, namun dengan demikian tim terus berupaya mengoptimalkan pencarian terhadap korban,” terangnya.

Sementara itu Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga, Andi Sultan, S.E. menghimbau kepada masyarakat agar mengurangi aktifitas di Laut mengingat akhir-akhir ini sering terjadi angin kencang dengan ombak yang tinggi.

“Kantor Basarnas Palu sendiri dua hingga 3 hari ini menerima sebanyak 3 laporan orang hilang, pertama di Parigi korban yang sempat dilaporkan hilang namun alhamdulillah korban berhasil selamat, kedua bocah 6 tahun yang hilang saat berenang di pantai Batusuya dan saat ini masih dalam pencarian, sementara di teluk Tomini Desa Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong seorang nelayan dilaporkan hilang dan saat ini juga masih dalam pencarian,” tegasnya. (*/RHM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini