POSONEWS.ID, TOUNA – Puluhan orang warga Kabupaten Tojo Una-Una diberikan sanksi berupa menyapu dan memungut sampah saat Operasi Yustisi gabungan yang digelar Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una bersama Satpol PP, TNI, Polri, Dishub dan Dinas Kesehatan di wilayah Kota Ampana.
Dalam operasi yustisi itu, tim gabungam masih mendapatkan warga khususnya para pengendara bermotor dan mobil tidak menggunakan masker.
Operasi Yustisi yang dilaksanakan, Jumat (27/11/2020) sore, dipimpin Moh.Ramli Sabu, Kabid Trantibum dan Penegak Perda Satpol PP Kabupaten Tojo Una-Una
Dari data yang dihimpun selama operasi yustusi yang dilakukan kurang lebih dua jam tersebut, tim Yustisi masih menemukan sebanyak 31 orang warga yang tidak memakai masker saat beraktifitas di luar rumah.
Kabid Trantibum dan Penegak Perda Satpol PP Kabupaten Tojo Una-Una, Moh.Ramli Sabu membenarkan sanksi yang diberikan pihaknya kepada warga tidak menggunakan masker berupa menyapu dan memungut sampah.
Dia menyebutkan, operasi yustisi ini digelar sebagai upaya mendisiplinkan masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una khususnya dalam menerapkan protokol kesehatan mencegah dan mengendalikan penyebaran corona virus disease (Covid-19) di bumi Sivia Patuju.
“Operasi yustisi ini dilakukan guna mengingatkan seluruh warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dalam setiap aktifitas, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” ujarnya.
Dia berharap, dengan adanya disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, penyebaran Covid-19 di daerah ini dapat diminimalisir sehingga warga tidak terpapar virus mematikan ini.
Selain itu kata dia, dengan adanya operasi yustisi ini, kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan terutama menggunakan masker saat beraktifitas mengalami peningkatan.
“Operasi Yustisi ini tetap kami lakukan untuk mendisiplinkan warga dalam menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Dan alhamdulillah upaya yang kita lakukan tidak sia-sia hal ini terlihat dari tingkat kesadaran dan disiplin dalam memggunakan masker mengalami peningkatan,” tandasnya. (RHM)





