Bupati Sebut Pernyataan Sekretaris DPD NasDem Touna Tak Berdasar

0
203
- Advertisement -

PosoNews.id, Touna- Bupati Tojo Unauna Muhamad Lahay berang atas pernyataan Sekretaris DPD Partai Nasdem Touna Badri Djawara yang menyebutkan Bupati dan Wakil Bupati Touna tak serius menangani penyebaran corona virus di Bumi Sivia Patuju itu.

“Pernyataan saudara Badri yang disampaikan melalui media adalah pernyataan konyol dan sesat dan tidak berdasar serta perlu dikoreksi,” tegas Muhammad Lahay kepada wartawan, usai mengikuti upacara HUT RI di lapangan Uemalingku, Selasa (17/8/2021).

Menurut Bupati dua periode ini, pernyataan Badri itu sesat, karena pada hari pertemuan rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Touna, dirinya selaku bupati tidak bisa hadir disebabkan ada agenda kerja di wilayah kepulauan untuk melantik kepala desa terpilih.

“Saya tidak bisa hadir di RDP bersama DPRD Touna karena diwaktu yang sama, saya selaku Bupati sedang ada agenda kerja di wilayah kepualauan dan saya minta wakil bupati untuk menghadiri RDP tersebut,” sebutnya.

Bupati menyebutkan, agenda RDP bersama DPRD selain dihadiri wakil bupati juga dihadiri OPD terkait di jajaran Pemda Touna.

“Saat itu saya meminta wakil bupati untuk gantikan saya mengikuti RDP, dan seluruh jajaranya OPD terutama Satgas Covid Pemda Touna, semua hadir membahas penanganan Covid bersama DPRD,” bebernya.

Dia menegaskan, pernyataan yang disampaikan Badri sebagai Sekretaris DPD Nasdem, sekali lagi adalah sesat dan menyesatkan.

“Sebagai sesama kader partai Nasdem, saya mempertanyakan motif dibalik pernyataan Badri yang notabene Sekretaris DPD Nasdem Touna. Sebagai bagian dari Nasdem saya mempertanyakan ada apa ini, sampai saat ini komunikasi kami dengan partai Nasdem sangat baik,” kata mantan Ketua DPD Nasdem Touna.

Mat sapaan akrab Muhammad Lahay ini menambahkan, sebagai kepala daerah sangat menghargai apa yang dilakukan DPD Partai Nasdem Touna.

“Saya tidak menghargai pernyataan saudara Badri yang sesat itu, ini mungkin ada indikasi pembunuhan karakter,” tegasnya.

Bupati mengaku, Pemda Touna selama ini sangat sungguh-sungguh melakukan penanganan Covid sehingga angka penyebaran Covid di Touna terus menurun.

Hal senada ditambahkan Wakil Bupati Touna, Ilham Lawidu yang mendampingi Bupati.

Menurut Wabup, pada saat RDP bersama DPRD Touna, Jumat dua pekan lalu, seluruh OPD terutama Satgas Covid ikut hadir dalam RDP tersebut.

“Saat itu semua OPD lengkap, ada dua agenda rapat penting, makanya dibagi dua, ada OPD yang ikut rapat di DPRD dan ada OPD mengikuti rapat virtual bersama DPRD Provinsi yang digelar di ruang Wabup,”jelas Ketua DPD Partai Golkar Touna ini.

Wabup menyebutkan, rapat di ruang Wabup Touna bersama DPRD Provinsi digelar secara virtual dengan agenda membahas pencegahan Covid-19 di 13 kabupaten dan kota yang ada di Sulteng.

” Dari 13 kabupaten dan kota se Sulawesi Tengah yang mengikuti rapat itu, cuma dua daerah yang di apresiasi oleh DPRD Propinsi yakni Tojo Una una dan Morowali Utara karena dihadiri langsung unsur pimpinan,” tandas wabup. (*)

Sebelumnya, Sekretaris DPD Nasdem Touna Badri Djawara menyampaikan penyesalan dan protes keras atas ketidakhadiran Bupati dan Wakil Bupati Touna dalam rapat penting membahas penanganan pencegahan Covid bersama DPRD pada Jumat (6/8/2021) lalu. Dia menuding Bupati tak peduli penanganan Covid.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini