
PosoNews.id, Poso- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Poso masa bakti 2020-2023 resmi dikukuhkan dan dilantik.
Giat yang berlangsung di Ballrom Hotel Ancyra Poso itu, diikuti sebanyak 13 pengurus baru, yang dilantik langsung oleh Ketua PWI Sulteng, Mahmud Matangara serta sejumlah undangan. Diantaranya, Wakil Bupati Poso, M.Yasin Mangun, Danyon 714, Kapolres Poso, Dandim 1307 Poso, pimpinan perbankan, pimpinan perusahan, tokoh agama dan tokoh masyarakat, Rabu (7/4/2021).

Menjabat sebagai Ketua PWI Poso, Rusli Suwandi dari media Koran Harian Mercusuar, Wakil Ketua, Budiyanto Wiharto dari Koran Harian Radar Sulteng, Sekretaris, Samsuyadi DS, SH Koran Harian Sulteng Raya, Bendahara, Ishaq Hakim dari media Koran Poso Raya, Seksi Bidang Hukum dijabat, Husri Ahmad, SH dan Mansur Tobone SH, Bidang Kerjasama Antar Lembaga, Ryan Darmawan dan Saiful Sulayapi, S.Pd, Bidang Pendidikan, Sofyan Siruyu dan Rahman Asnawi, Bidang Kesejahteraan, Firman, Bidang Pemuda dan Olahraga, Simson Towengke serta Bidang Budaya, David LS Mogadi.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) PWI Pusat Nomor: 210-PKU/PP-PWI 2021 tentang Pengukuhan Susunan Pengurus PWI Kabupaten Poso masa bakti 2020- 2023, untuk beberapa tahun kedepan ini berlangsung sukses. Tentunya dalam kegiatan itu tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.
Ketua PWI Sulteng, Mahmud Matangara dalam sambutannya mengatakan wartawan harus berkarya melalui tulisan untuk membangun Poso sesuai kode etik jurnalis.
Menurutnya, dalam waktu dekat wartawan khusus di wilayah Poso yang belum bersertifikat akan melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Ini bisa menjadi perhatian bantuan pemerintah untuk mendukung kegiatan PWI dalam pelaksanaan UKW, agar wartawan bisa lebih profesional,” terangnya.

Sementara itu, Wabup Poso, M. Yasin Mangun mengatakan kehadiran PWI hendaknya mengambil peran dalam memberikan edukasi serta pembinaan kepada wartawan agar lebih memahami aturan UU pers dan kode etik jurnalistik.
Selain itu, para wartawan juga dapat menyuguhkan dan menyajikan informasi yang cerdas, berisi dan mendidik dalam menyongsong industri era di mana terjadinya inovasi dan perubahan besar-besaran secara fundamental.
Menurutnya, eksistensi PWI Poso harus diupayakan sebagai perekat dan pemersatu insan pers. Terlebih kata Wabup, media atau insan pers merupakan mitra pemerintah dalam membangun dan memajukan daerah melalui pemberitaan.
“Karena kita ketahui bersama bahwa pers merupakan kekuatan pilar keempat yang dapat membangun bangsa dan daerah serta menyuarakan aspirasi dan kepentingan rakyat,” jelasnya.
Ketua PWI Poso, Rusli Suwandi menambahkan bahwa pelantikan PWI di Kabupaten Poso ini merupakan sejarah pertama kalinya terbentuk.

Oleh karena itu, Rusli berharap kedepan PWI Poso menjadi sebuah wadah yang bisa mendidik para wartawan yang ada di Poso menjadi insan pers yang benar-benar memahami kode etik jurnalistik, profesional dan berkompeten.
“Kedepan, dengan terbentuknya PWI di Poso kami akan melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), agar para wartawan yang ada di Poso tidak hanya profesional dalam menyuguhkan pemberitaan kepada masyarakat namun juga berkompeten dan diakui oleh Dewan Pers,” pungkasnya. (*)



