Rakercam PKK Morowali Utara 2026, Perkuat Inovasi dan Sinergi hingga Tingkat Desa

0
13
- Advertisement -

POSONEWS.ID, MORUT– Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Morowali Utara terus memperkuat peran dan kapasitas kader dalam mendukung pembangunan berbasis keluarga.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Kerja Kecamatan (Rakercam) PKK se-Kabupaten Morowali Utara Tahun 2026 yang berlangsung di Aula STQ Kantor Desa Lembontonara, Kecamatan Mori Utara, Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang diikuti 95 peserta tersebut dibuka oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Morowali Utara, Ny. Febriyanthi H. Dj. Hehi, yang akrab disapa Senator Febriyanthi.

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas kader, khususnya di tingkat desa, agar program PKK tidak sekadar menjadi kegiatan rutin organisasi, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi keluarga dan masyarakat.

Menurut Febriyanthi, kader PKK memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan kehidupan masyarakat. Karena itu, setiap program perlu disesuaikan dengan kebutuhan keluarga serta potensi dan kearifan lokal masing-masing wilayah.

“Kader PKK harus terus bergerak dan berinovasi. Jangan hanya menjalankan kegiatan sebagai rutinitas organisasi, tetapi bagaimana setiap program yang kita laksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat. Mulailah dari desa, karena di sanalah kader PKK berhadapan langsung dengan kebutuhan masyarakat,” tegas Febriyanthi.

Selain membuka kegiatan, Febriyanthi juga membawakan materi bertajuk “Transformasi Gerakan PKK dan Posyandu”. Materi tersebut mengangkat pentingnya penguatan peran PKK dan Posyandu agar semakin adaptif dalam menjawab tantangan pembangunan keluarga dan kebutuhan pelayanan masyarakat.

Sementara itu, Ketua I TP-PKK Kabupaten Morowali Utara, Ny. Widyawati M. Djira, yang juga bertindak sebagai ketua panitia, menyampaikan bahwa Rakercam menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas pengurus, serta menyelaraskan program kerja PKK dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang pembinaan dan evaluasi kelembagaan, sekaligus mendorong pengurus PKK agar memiliki pemahaman yang sama dalam menyusun dan melaksanakan program kerja.

“Melalui Rakercam ini, kami ingin memastikan seluruh pengurus PKK memiliki pemahaman dan arah gerak yang sama. Administrasi kelembagaan harus semakin tertib, perencanaan program lebih terukur, dan pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi masing-masing wilayah,” ujar Widyawati.

Widyawati berharap, hasil rapat kerja tersebut tidak berhenti pada pembahasan dan penyusunan program, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kegiatan konkret yang memberikan manfaat bagi pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

Rakercam PKK Tahun 2026 mengusung tema “Optimalisasi Peran PKK sebagai Mitra Strategis Pemerintah dalam Pembangunan Berbasis Keluarga Menuju Morowali yang SCS”.

Berdasarkan laporan panitia, sebanyak 95 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri atas 14 peserta dari TP-PKK Kabupaten, 25 peserta dari TP-PKK Kecamatan Mori Utara, serta 56 peserta perwakilan TP-PKK desa se-Kecamatan Mori Utara.

Pelaksanaan Rakercam juga menjadi bagian dari penyesuaian tata kelola kelembagaan PKK berdasarkan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK. Fokusnya mencakup penguatan administrasi organisasi, peningkatan kapasitas sumber daya pengurus, serta penyelarasan program prioritas dengan kebijakan pembangunan daerah dan nasional.

Melalui Rakercam ini, TP-PKK Kabupaten Morowali Utara menargetkan terwujudnya tata kelola kelembagaan yang lebih tertib, perencanaan program yang terarah, serta sinkronisasi program PKK dengan kebijakan pemerintah di setiap tingkatan.

Penguatan koordinasi dan kapasitas kader diharapkan semakin memperkokoh posisi PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan yang berorientasi pada keluarga dan kesejahteraan masyarakat.(*/CHEM)