POSONEWS.ID – Gerakan dan gebrakan Kepolisian Republik Indonesia dalam Operasi pemberantasan Narkoba selama ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Poso.
Ketua Umum Yayasan Khalid Bin Walid Sulawesi Tengah berkedudukan di Poso juga Ketua Majelis Ta’lim Khalid Bin Walid serta tokoh Agama Islam Poso, menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan Kepolisian Republik Indonesia dalam memberantas peredaran narkoba di Bumi Poso dan di seluruh wilayah Indonesia.
Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda dan masa depan masyarakat Poso yang harus diselamatkan dari bahaya narkotika.
“Kami, Yayasan Khalid Bin Walid Poso dan Majelis Ta’lim Khalid Bin Walid, berdiri bersama Polri. Perang terhadap narkoba adalah perang kita bersama. Narkoba merusak akidah, merusak keluarga, merusak masa depan anak-anak kita di Poso,” tegas Ketua Umum Yayasan Khalid Bin Walid Poso, Sabtu.
Ia menilai langkah tegas kepolisian dalam mengungkap dan memberantas jaringan narkoba di Poso sudah tepat dan harus terus didukung oleh seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan pemuda.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Poso, orang tua, guru, dan majelis ta’lim untuk tidak diam. Laporkan jika melihat peredaran narkoba di lingkungan kita. Jangan beri ruang bagi pengedar di Tanah Poso yang kita cintai ini,” lanjutnya.
Menurutnya, Bumi Poso yang dikenal sebagai daerah yang religius dan toleran harus dijaga dari ancaman narkoba yang bisa merusak persatuan dan merusak generasi penerus.
Yayasan Khalid Bin Walid Poso juga siap bersinergi dengan Polri melalui dakwah, pembinaan remaja, dan edukasi bahaya narkoba di masjid-masjid, sekolah, dan majelis ta’lim binaan yayasan.
“Kami mendukung Polri tanpa ragu. Bersihkan Poso dari narkoba, selamatkan Indonesia dari narkoba. Ini jihad kita untuk menyelamatkan umat,”
Jangan beri Ruang sekecil apapun, jadilah Corong kepolisian dalam mengerikan informasi sekecil apapun tentang adanya gerakan pwngedar da pengguna Narkoba, tutupnya. (AGS)











