POSONEWS.ID, MORUT –Ribuan warga jemaat memenuhi Pelataran Kantor Bupati Morut tempat Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dilaksanakan, Rabu malam (21/10/2026).
KKR yang dilaksanakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Morowali Utara yang ke-13 tahun 2026, menghadirkan pelayan firman Pendeta Dr. Gilbert Emanuel Lumoindong.
Kegiatan KKR ini turut dihadiri Bupati Morut Dr. dr. Delis Julkarson Hehi MARS, Wakil Bupati H. Djira K, S.Pd, M.Pd, Kapolresta Morowali Utara AKBP Junaidy Anthonius Weken, SIK, dan Wakapolres Kompol Charles BN Kasimar SIK, SH.
Selain itu tampak pula beberapa anggota DPRD Morut, kepala OPD, anggota TNI/Polri, tokoh masyarakat dan para pendeta dari berbagai denominasi gereja se Morowali Utara.
Dalam laporannya, Ketua Panitia KKR HUT Morut ke-13 yang juga senator DPD RI Febriyanthy Hongkiriwang, S.Si, Apt menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemda dan semua pihak sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik.
Secara khusus pula ia berterima kasih atas kehadiran hamba Tuhan Pdt. Gilbert Emanuel Lumoindong untuk memberitakan firman Tuhan di momen bahagia HUT Morut ini.
“KKR ini merupakan ungkapan rasa syukur atas penyertaan Tuhan bagi daerah dan masyarakat Morut, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan keimanan,” jelas Febriyanthy yang juga Ketua TP PKK Morut.
Sementara itu, Bupati Morut Delis Julkarson Hehi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan keagamaan berupa KKR dan Tabligh Akbar selalu dilakukan saat memperingati hari jadi Kabupaten Morowali Utara.
Momen keagamaan ini dibuat sebagai ungkapan rasa syukur pemerintah daerah bersama masyarakat atas penyertaan Tuhan bagi kabupaten ini.
“Kami menyadari betul bahwa Morowali Utara kembang seperti hari ini semua karena anugerah dan pertolongan Tuhan,” ujarnya.
Untuk itulah Bupati Delis mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan daerah ini yang kini berusia 13 tahun.
Yang patut disyukuri pula, meski baru berusia relatif muda dibandingkan daerah lainnya di Provinsi Sulawesi Tengah, namun Morut terbukti telah mengalami kemajuan dengan berbagai prestasi.
Di bidang pendidikan, misalnya, Morut mendapat penghargaan sebagai daerah dengan sistem pendidikan terbaik kedua se Sulawesi Tengah serta sejumlah penghargaan lainnya di sektor pendidikan.
Selain itu, Pemda Morut juga terus mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan dan stunting, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta berbagai pencapaian lainnya.
Bupati mengakui bahwa berbagai prestasi itu bukan semata-mata karena kemampuan atau kehebatan pemerintah daerah.
“Kami menyadari bahwa semua ini bukan karena saya dan wakil bupati hebat, bukan pula karena jajaran pemerintah daerah hebat. Kami sadar sepenuhnya semua ini karena anugerah dan pertolongan Tuhan,” tegas Bupati Delis.
Ia mengakui bahwa pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam banyak hal. Untuk itu bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan daerah agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
Bupati Delis juga berharap kiranya kegiatan KKR ini tidak hanya menjadi bagian dan perayaan seremonial HUT tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Morowali Utara.
Dalam rangkaian HUT Morut ke-13 ini juga dilaksanakan dzikir dan Tabligh Akbar dengan menghadirkan ustadz kondang Das’ad Latif.(*/CHEM).











