Dinilai Berpotensi Tutup Ruang Warga Lokal, HIPPMA Bungku Barat Tolak Rekrutmen Elit dan Tuntut Keadilan

0
11
- Advertisement -

POSONEWS.ID – HIPPMA Bungku Barat secara tegas mengkritik pola rekrutmen yang dilakukan oleh Huabao dalam pembukaan lowongan Staff Executive Bisnis Tambang. Persyaratan yang mencantumkan latar belakang pendidikan spesifik dari institusi tertentu dinilai berpotensi menutup ruang bagi putra-putri daerah untuk terlibat langsung dalam aktivitas industri di wilayahnya sendiri.

Ketua Umum HIPPMA Bungku Barat, Rahmat Hidayat, menegaskan bahwa kebijakan tersebut mencerminkan ketidakpekaan terhadap kondisi sosial masyarakat lokal.

“Ini bukan sekadar soal lowongan kerja, ini soal keadilan. Ketika perusahaan datang mengelola sumber daya di daerah kami, maka sudah seharusnya masyarakat lokal menjadi prioritas utama, bukan justru dipinggirkan dengan syarat-syarat yang tidak realistis bagi konteks daerah,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa standar rekrutmen yang terlalu eksklusif hanya akan memperlebar jurang ketimpangan antara masyarakat lokal dan tenaga kerja dari luar daerah.

“Kami tidak menolak kualitas, tetapi kami menolak ketidakadilan. Jika perusahaan serius ingin membangun daerah, maka harus ada investasi pada manusia lokal—melalui pelatihan, pendidikan dan keberpihakan nyata dalam rekrutmen,” tegasnya.

HIPPMA Bungku Barat menuntut adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen, termasuk penghapusan syarat eksklusif, prioritas tenaga kerja lokal, serta transparansi data perekrutan. Jika tidak ada respon yang jelas, organisasi ini membuka kemungkinan untuk mengambil langkah-langkah lanjutan sebagai bentuk sikap terhadap praktik yang dinilai tidak adil.

“Jangan sampai kami hanya jadi penonton di tanah kami sendiri. Industri tanpa keadilan hanya akan melahirkan ketimpangan baru,” tutup Rahmat Hidayat. EKO