Polsek Bungku Utara Bersama BKSDA Patroli Bersama di Wilayah Cagar Alam Morowali

0
132
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Polsek Bungku Utara bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melaksanakan patroli rutin di wilayah Cagar Alam Morowali, Kecamatan Bungku Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk melindungi keanekaragaman hayati serta memastikan kawasan konservasi bebas dari aktivitas ilegal.

Kapolsek Bungku utara Iptu Christoforus De Leonardo,SH bersama Kanit reskrim Bungku Utara Bripka Ricky Jennifer Roe yang turun langsung ke tempat-tempat yang menjadi bagian dari target patroli. Patroli ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menjaga kelestarian alam Morowali.

“Cagar Alam Morowali adalah salah satu aset penting, bukan hanya bagi Kabupaten Morowali Utara, tetapi juga bagi Indonesia. Kami akan terus meningkatkan pengawasan terhadap segala bentuk pelanggaran, seperti perambahan hutan, pembalakan liar, atau perburuan satwa dilindungi,” ujar Iptu Christoforus De Leonardo.SH.

Ketua Tim BKSDA Sulawesi Tengah, Delni Trisnober S.Hut, menambahkan bahwa kawasan ini memiliki ekosistem yang unik dengan keanekaragaman flora dan fauna endemik.

“Kolaborasi dengan Polsek Bungku Utara sangat penting untuk memantau aktivitas manusia di kawasan ini, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar tentang pentingnya pelestarian lingkungan,” katanya.

Dalam patroli kali ini, hasil yang dicapai ditemukan adanya Tumpukan Kayu dalam Hutan yang setelah di cek oleh Tim gabungan Polsek bungku utara dan BKSDA kayu tersebut Tidak di peroleh dalam Kawasan Cagar alam dan ditemukan kendaraan mobil truk bermuatan kayu parkir di pelabuhan penyebrangan Fery Siliti serta disertai dokumen yang sah yakni Surat Pemuatan Sah Hasil Kayu yang diterbitkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup sesuai dengan ijin SKAU (Surat Keterangan Asal Usul) di desa Ueruru Kecamatan Bungku Utara.

Selain patroli, tim juga menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat Desa Ueruru, yang berada di sekitar kawasan cagar alam. Sosialisasi tentang perlindungan satwa liar dan larangan aktivitas ilegal di kawasan konservasi menjadi fokus utama diskusi.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga kelestarian lingkungan. Cagar alam ini adalah warisan untuk anak cucu kita,” tutup Bripka Ricky Jennifer Roe. CHEM