POSONEWS.ID – Minta maaf pak direktur (dari Kemendagri), saya tidak bermaksud kampanye, saya hanya ingin melaporkan kepada seluruh rakyat saya melalui para kepala desa, apa-apa yang sudah saya buat sebagai gubernur dalam tiga tahun ini.
Begitu ucap Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura mengawali sambutannya para pembukaan Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Desa dan sosialisasi UU No.3 Tahun 2024 tentang Desa di Gedung Pertemuan Yojokodi, Palu, Kamis. (25/7/2024).
Pertemuan ini dihadiri seluruh anggota forum komunikasi pimpinan daerah tingkat provinsi, bupati/walikota, Kepala-kepala Bappeda se-Sulteng, para camat dan seluruh (lebih 1.000 orang) kepala desa se-provinsi seribu megalit ini.
Cudy panggilan akrabnya, dengan berapi-api menyebut beberapa prestasi yang dicapai Sulteng yang sedang dibangunnya dengan visi menjadikan Sulteng yang berdaya secara ekonomi dan bermartabat secara budaya tersebut.
Salah satunya adalah bahwa pemerintahannya bisa menaikkan pendapatan daerah dari Rp 900 miliar selama 10 tahun berturut-turut menjadi Rp 2 triliun pada 2023. Ini berdampak pada kenaikan APBD dari Rp2,8 triliun pada 2021 menjadi Rp5,8 triliun tahun 2024 ini.
“Soal investasi, SUlteng menduduki peringkat ke-4 se-Indonesia pada 2023 setelah Jawa Barat, DKI dan Jawa Timur,” ujarnya disambut tepuk tangan tiuh dari 1.000 lebih hadirin.

Masih banyak prestasi lagi yang telah dicapai yang tidak sempat disebutkan satu persatu, kata Cudy yang akan maju lagi dalam pilkada Sulteng 2024 itu. Ini merupakan bukti bahwa kolaborasi dan sinergitas pembangunan antara provinsi dan kabupaten-kota sampai ke desa sudah berjalan baik.
Wakil Bupati Morut H. Djira menilai rapat koordinasi ini penting diikuti oleh seluruh kepala desa agar semua memiliki pemahaman dan penguatan Tentang UU No.3 tahun 2024 tentang desa, penguatan tentang upaya peningkatan status kemajuan dan kemandirian desa berdasarkan indeks desa membangun serta pemahaman tentang arah pembangunan desa di Sulteng. CHEM





