POSONEWS.ID – Pelaksanaan pesta paduan suara gerejawi (Pesparawi) ke III tingkat Kab. Morowali Utara, merupakan ajang seleksi guna menghasilkan bibit bibit anak terbaik guna mengikuti perlombaan Pesparawi Nasional.
Pelaksanaan pesta paduan suara gerejawi (Pesparawi) ke III tingkat Kab. Morowali Utara di ikuti peserta Kontingen dari 10 Kecamatan Se- Kab. Morowali Utara.
Dipuncak kegiatan malam penutupan pesparawi ke 3 se kab morowali utara tampak sorak-sorai penonton langsung membahana begitu dewan juri mengumumkan kontingen Kecamatan Petasia merebut posisi juara I lomba Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) pada Pesparawi ke-3 Tingkat Kabupaten Morowali Utara.
Suasana riuh itu terlihat di Gereja Eklesia Kolonodale di sela-sela acara penutupan kegiatan Pesparawi, Jumat malam (28/7/2023).
Pengumuman itu disampaikan langsung tiga dewan juri masing-masing Arnoldus Izach Apituley (Jakarta), Natalis Sidanta (Salatiga) dan Samuel Methusalach Poeloe (Manado).
Lomba PSDC itu diikuti sembilan peserta. Hanya kecamatan Petasia Timur yang tidak mengikuti jenis lomba yang merupakan nomor paling favorit ini.

Ketua dewan juri Arnoldus Izach Apituley mengemukakan kwalitas peserta PSDC Kabupaten Morowali Utara secara umum cukup bagus. Bahkan empat grup meraih gold dengan nilai di atas 80.
Menurutnya, selama penyelenggaraan Pesparawi ini berlangsung, tim juri berkesimpulan daerah ini cukup potensial dan memiliki talenta di bidang seni suara.
“Bahkan menurut saya, kalau Morut dipercayakan mengirimkan wakilnya ke Pesparawi tingkat nasional, ada tiga kategori yang sudah di level nasional yakni Vocal Group Pemuda Remaja (VGPR), Paduan Suara Wanita (PSW) dan Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC),” jelasnya.
Hasil selengkapnya lomba PSDC sebagai berikut:
- Petasia (total nilai 84,40)
- Lembo (83,75)
- Mori Utara (82,60)
- Mori Atas (80,70)
- Lembo Raya (79,93)
- Petasia Barat (78,10)
- Mamosalato (77,60)
- Bungku Utara (76,80)
- Soyojaya (76,40).
Acara penutupan kegiatan Pesparawi itu menjadi heboh saat Arnoldus sebagai pengarang lagu wajib PSDC berjudul “Mari Katong Angkat Suara” tampil memimpin semua peserta PSDC menyanyikan lagu bernuansa Ambon itu.
Semua hadirin bersorak-sorai memberi aplaus termasuk Bupati Morut Delis Julkarson Hehi yang menutup secara resmi lomba lagu-lagu gerejawi tersebut.
Bupati morowali utara dalam sambutannya Pihaknya memberikan apresiasi kepada LPPD, panitia dan semua pihak yang telah membantu atas kesuksesan dalam pelaksanaan pesta paduan suara yang diikuti dari 10 Kecamatan Se Kab. Morowali Utara.
Dalam kegiatan perlombaan Pesparawi menang atau kalah itu biasa bahwa rangkaian pelaksanaan pesparawi ada hal positif yang telah kita dapatkan yang pertama adalah mengembangkan talenta-talenta yang kita miliki di tiap-tiap jemaat di tiap kecamatan untuk di bawa ke perlombaan tingkat nasional.
Bupati juga berterima kasih kepada Camat Se kabupaten Morowali Utara yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan pesparawi untuk mengirimkan perwakilan dari 10 Kecamatan semoga kegiatan ini menjadi sarana yang tepat dalam rangka pengembangankan pesta paduan suara gerejawi di kab. Morowali Utara,”ujarnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis. J. Hehi. MARS,didampingi ketua TP-PKK Ny Febriyanti H. Hehi,
Asisten I Pemkab Morut Drs. Viktor August Tamehi, Kepala perangkat daerah kab. Morowali Utara,Anggota DPRD Kab. Morowali Utara Malky tangkidi,
Para camat Se Kab. Morowali Utara.
Ketua Harian Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah LPPD H. Larope, Kepala gereja Se Kab. Morowali Utara,
Para peserta Pesparawi ke III tingkat Kab. Morowali Utara dan para tamu undangan lainnya. CHEM





