Pak Guru DPO Terakhir Gunung Biru Poso Berhasil Dilumpuhkan Tim Sogili Densus 88

0
228
Foto: Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi didampingi Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Toto Nurwanto memperlihatkan foto Askar alias Pak Guru DPO terakhir yang berhasil dilumpuhkan Tim Sogili Densus 88 Satgas Madago Raya di Pos Kotis Tinombala Desa Tokorondo Kecamata Poso Pesisir Jumat (30/9) (Foto: Rusli)
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Satu satunya daftar pencarian orang (DPO) kasus terorisme yang selama ini diburu di gunung biru Kabupaten Poso berhasil dilumpuhkan. Tim Sogili Densus 88 Satgas Madago Raya 2022 menembak mati satu DPO Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Askar alias Jaid alias Pak Guru.

Askar alias Pak Guru merupakan satu satunya DPO MIT tersisa yang menjadi target terakhir tim Satgas Madago Raya 2022.

Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi selaku Penanggung Jawab Kepala Operasi (PJKO) Satgas Madago Raya menyampaikan, satu DPO terakhir yang tewas ditembak Tim Sogili Densus 88 bernama lengkap Ikhwarisman alias Askar alias Pak Guru.

“Rekan rekan, Tim Sogili Densus 88 pada Kamis (29/8/22) malam menembak mati satu DPO tersisa yakni Ikhwarisman alias Askar alias Pak Guru. Dengan tewasnya satu DPO itu, DPO kelompok MIT semua telah habis. Semua telah tuntas,” jelas Rudy Sufahriadi di pos Kotis Tokorondo bersama sejumlah pejabat TNI dan Polri, Jumat (30/9/22).

Warga Bima NTB itu kata Rudy, tertembak dibagian bahu sebelah kanan oleh Tim Sogili Densus 88 Mabes Polri. Saat ini jenasah Askar alias Paa Guru sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu.

“Saya Bersama Danrem 132 Tadulako tadi pagi sudah mendatangi RS Bhayangkara dan memastikan bahwa jenasah DPO yang tertembak adalah Askar alias Pak Guru yang selama ini kita buru,” jelas Ruddy Sufahriadi yang didampngi Danrem 132/Tadulako Brigjen Toto Nurwanto dan sejumlah pejabat Satgas Madago Raya di Poso.

Di lokasi baku tembak, tim Satgas Madago Raya juga menemukan barang bukti milik DPO seperti dua bom lontong, satu pucuk senjata revolver dan satu buah ransel yang berisi sejumlah peralatan tidur dan pakaian serta alat memasak.

Terlibat Pembuhunan Dua Anggota Polres Poso Andi Sappa dan Sudirman

Ikhwarisman alias Askar alias Pak Guru selama menjadi DPO tindak pidana terorisme banyak terlibat melakukan aksi pembunuhan. Menurut Kapolda Sulteng, kasus tewasnya dua anggota Polres Poso Briptu Andi Sapa dan Brigadir Sudirman di wilayah hutan gunung biru, Dusun Tamanjeka Desa Masani Kecamatan Poso Pesisir Utara pada tahun 2012 lalu, salah satunya keterlibatan Askar alias Pak Guru.

“Sebagai Kapolda Sulteng saya mengikuti perjalanan Askar alias Pak Guru ini sudah sejak lama. Ia bersama sama Santoso mendalangi pembunuhan dua anggota Polres Poso Briptu Andi Asapa dan Brigadir Sudirman,” terang Kapolda yang tiba di Poso menggunakan helicopter milik Polri Bersama rombongan.

Rudy Sufahriadi berharap, dengan tewasnya DPO terakhir kondisi Kabupaten Poso akan semakin aman dan kondusif.

Untuk diketahui, Kamis 29 September 2022 sekitar pukul 18.30 Wita terjadi kontak tembak antara Tim Sogili 1 Densus 88 dengan satu DPO MIT yang mengakibatkan DPO bernama Askar alias Jaid alias Pak Guru tewas.

Kontak tembak terjadi di wilayah perkebunan Km 13 Desa Kawende, Kecamatan Poso Pesisir Utara (PPU), Kabupaten Poso, Sulteng. Karena kondisi medan yang berat dan sudah larut malam, jenasah Askar alias Pak Guru baru bisa dievakuasi Jumat (30/9/2022) pagi menuju RS Bhayangkara Palu. ULY