Poso Raih Lima Anugerah Pendidikan dari BPMP Sulteng

0
127
- Advertisement -

PALU, POSONEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Poso meraih lima penghargaan pada Malam Anugerah Pendidikan “Bago Nggabelo” Apresiasi Kinerja Pendidikan Tahun 2026 yang digelar Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tengah di Swiss-Belhotel Palu, Jumat malam (25/9/2026).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Poso H. Soeharto Kandar. Lima penghargaan yang diraih Kabupaten Poso yakni Daerah Berkemajuan Terbaik dalam Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan 2025, Daerah dengan Capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tertinggi 2025, Daerah dengan Capaian Verifikasi dan Validasi (Verval) Data Anak Tidak Sekolah (ATS) Tertinggi, Daerah dengan Kemitraan Terinovatif 2025–2026, serta Daerah yang Telah Memiliki Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

Malam penganugerahan turut dihadiri perwakilan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Kepala BPMP Provinsi Sulawesi Tengah beserta jajaran, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah, kepala dinas pendidikan, kepala satuan pendidikan, guru, serta tenaga kependidikan.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Drs. Abdul Raaf Malik, M.Si., disampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kerja keras, komitmen, inovasi, dan praktik baik pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Gubernur menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan merupakan tanggung jawab bersama pemerintah, satuan pendidikan, guru dan tenaga kependidikan, orang tua, serta masyarakat. Ia berharap Anugerah Pendidikan “Bago Nggabelo” menjadi motivasi bagi seluruh daerah untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan perubahan nyata bagi peserta didik.

Sementara itu, Kepala BPMP Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Muhammad Anis, S.Si., M.Si., mengatakan peningkatan mutu pendidikan membutuhkan komitmen bersama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

“Kehadiran kita malam hari ini, perwakilan dari seluruh kabupaten/kota dan provinsi, untuk menyamakan komitmen bahwa memang pendidikan itu adalah tanggung jawab bersama. Seperti apa generasi muda di Sulawesi Tengah 15–20 tahun yang akan datang, tergantung bagaimana cara kita bekerja sama mewujudkan generasi emas tersebut,” ujarnya.

Muhammad Anis menjelaskan bahwa penghargaan tersebut bukan untuk membandingkan satu daerah dengan daerah lainnya, melainkan sebagai apresiasi terhadap capaian dan praktik baik yang telah dilakukan agar dapat terus dikembangkan.

“Penghargaan ini bukan garis finis. Ini adalah penanda bahwa ada praktik baik yang sudah dilakukan dan harus dikembangkan,” tegasnya.

Menanggapi capaian tersebut, Wakil Bupati Poso H. Soeharto Kandar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Poso. Menurutnya, lima penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama pemerintah daerah, satuan pendidikan, guru dan tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, serta masyarakat.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Poso untuk terus memperkuat kualitas pendidikan, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter peserta didik, sejalan dengan komitmen melalui Pilar Poso Pintar.

“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Poso. Kita ingin anak-anak Poso tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kedisiplinan dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Soeharto Kandar.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari upaya bersama dalam meningkatkan mutu pembelajaran, pendataan dan penanganan Anak Tidak Sekolah, penguatan kemitraan, serta penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

“Ini bukan pekerjaan satu dinas saja. Pendidikan adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dunia usaha, dan masyarakat harus mengambil bagian agar anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan lingkungan belajar yang aman,” lanjutnya.

Wabup berharap capaian tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan yang terus menjalankan peran penting dalam mencerdaskan generasi muda Poso.

“Lima penghargaan ini kita jadikan penyemangat untuk bekerja lebih baik lagi. Yang paling utama bukan penghargaan yang kita terima, tetapi manfaat nyata yang dirasakan anak-anak kita dan masa depan generasi Poso,” pungkasnya.(**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini