KONI Poso Satukan Langkah Hadapi Porprov Sulteng 2026

0
36
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Poso menggelar rapat koordinasi persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Sulawesi Tengah di Kabupaten Morowali, Ahad (17/5).

Pertemuan yang berlangsung di Arobi Coffe itu dihadiri 18 ketua cabang olahraga (cabor) bersama jajaran pengurus KONI Poso.

Turut hadir Wakil Ketua KONI Poso, Rahman Lamusu, Sekretaris KONI Poso Abdi Sabuka, serta sejumlah pengurus KONI lainnya.

Rahman Lamusu mengatakan rapat tersebut menjadi langkah awal untuk menyatukan kesiapan seluruh cabor menghadapi Porprov Morowali 2026.

“Pertemuan ini penting untuk saling berkoordinasi dengan para cabor dalam persiapan keterlibatan Poso di Porprov Morowali,” kata Rahman.

Ia meminta seluruh ketua cabor menyampaikan kondisi terkini, termasuk kebutuhan dan kendala yang dihadapi menjelang pelaksanaan Porprov.

“Para ketua-ketua cabor diminta memberikan saran dan masukan terkait kondisi saat ini persiapan menuju Porprov,” ujarnya.

Dalam forum itu, perwakilan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Poso, Anas Baharuddin, menyoroti belum aktifnya kepemimpinan Ketua KONI Poso. Menurut dia, kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan cabor.

“Peran Ketua KONI Poso saat ini dianggap tidak aktif, sehingga menimbulkan kekhawatiran para cabor Poso akan batal ikut Porprov 2026,” imbuhnya.

Pengurus cabor renang, Sukimin, meminta KONI Poso segera menyusun kebutuhan anggaran sekaligus melakukan audiensi dengan Bupati Poso agar persiapan atlet tidak terhambat.

“KONI Poso harus segera menyusun anggaran Porprov dan secepatnya melakukan audiens dengan Bupati Poso untuk persiapan,” pinta Sukimin.

Sementara itu, pengurus Askab PSSI Poso, Judradiva, menilai rapat koordinasi tersebut menjadi momentum penting untuk menyelamatkan peluang atlet Poso tampil di Porprov.

“Pertemuan kali ini sangat penting untuk menyelamatkan para atlet Poso agar bisa berpartisipasi dan berprestasi di Porprov Morowali,” tutur Judradiva.

Hal senada disampaikan pengurus cabor panjat tebing, Yusak Mentara. Ia menilai Poso memiliki peluang besar meraih medali emas sehingga seluruh persiapan harus segera dimatangkan.

“Poso berpotensi meraih emas di Porprov. Dengan waktu yang singkat, KONI Poso harus bekerja nyata mempersiapkan anggaran, kesiapan atlet dan kebutuhan lain terkait Porprov,” tukas Yusak.

Selain itu, Markus Kadoi, perwakilan KONI Poso, meminta evaluasi terhadap kepengurusan cabor yang tidak aktif.

“Bagi cabor yang SK pengurusnya tidak aktif agar diperhatikan keaktifannya supaya tidak terjadi masalah saat bertanding di Porprov Morowali,” ucapnya.

Dari hasil rapat, seluruh peserta menyepakati tiga poin utama yakni menggelar audiensi bersama Bupati Poso, menyusun anggaran Porprov Morowali, serta melaksanakan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) untuk memilih Ketua KONI Poso definitif.

Perlu diketahui, ajang olahraga tingkat provinsi itu akan mempertandingkan 27 cabang olahraga serta sejumlah nomor eksebisi yang diikuti seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.