Bupati Poso Lantik 61 Pejabat, Tekankan Pelayanan Publik Lebih Responsif

0
39
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Sebanyak 61 pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso resmi dilantik dan diambil sumpah jabatan, Jumat (17/4).

Pelantikan yang digelar di Baruga Torulemba Poso itu dihadiri jajaran pejabat daerah serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Poso.

Bupati Poso, dr. Verna Gladies Marry Inkiriwang, menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi pemerintahan.

Ia menyebut, penyegaran birokrasi menjadi kebutuhan penting agar pelayanan publik berjalan lebih optimal dan responsif terhadap dinamika masyarakat.

Menurutnya, efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kinerja aparatur sipil negara (ASN) yang profesional dan berintegritas.

“ASN bukan hanya aparatur negara, tetapi juga pelayan masyarakat yang wajib bekerja untuk kepentingan publik,” tegas Verna.

Ia juga menekankan bahwa seluruh pelaksanaan tugas ASN harus mengacu pada Undang-Undang Aparatur Sipil Negara sebagai dasar kebijakan kepegawaian.

Selain itu, penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 sebagai perubahan atas PP Nomor 11 Tahun 2017 menjadi pijakan dalam membangun ASN yang profesional, beretika, dan berorientasi pelayanan.

Verna memastikan, seluruh proses pelantikan telah melalui mekanisme yang sesuai ketentuan, dengan mempertimbangkan objektivitas, kompetensi, kualifikasi, serta rekam jejak kinerja.

Ia mengingatkan agar mutasi dan rotasi jabatan tidak dipersepsikan negatif, melainkan sebagai bagian dari kebutuhan organisasi dan penyegaran birokrasi.

“Langkah ini murni untuk mendukung kelancaran tugas pemerintahan dan pembangunan daerah,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan peran strategis pejabat administrator sebagaimana diatur dalam Pasal 15 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.

Pejabat administrator, kata dia, memegang peran penting sebagai manajer tingkat menengah yang bertanggung jawab mengelola, memotivasi, serta mengoordinasikan pelaksanaan strategi organisasi.

Dari total 61 pejabat yang dilantik, terdiri atas 27 pejabat eselon III A dan 34 pejabat eselon III B.