POSONEWS.ID– Upaya pembentukan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Poso kian mengerucut. Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Poso, Nasir, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Poso, Heningsih E.G. Tampai, meninjau langsung lokasi yang diproyeksikan menjadi kantor Bapas di wilayah tersebut.
Lokasi yang disasar merupakan bekas Kantor SP3 Dikbud Kecamatan Poso Kota di Jalan P. Madura, Kelurahan Gebang Rejo. Peninjauan difokuskan pada kondisi fisik bangunan, kelayakan sarana-prasarana, serta aksesibilitas sebagai pusat layanan pemasyarakatan.
Langkah ini menjadi bagian dari koordinasi intensif antara jajaran pemasyarakatan dan Pemerintah Kabupaten Poso guna mempercepat realisasi pembentukan Bapas. Sinergi kedua pihak dinilai krusial untuk memastikan kesiapan operasional sesuai regulasi.
Nasir menegaskan, pembentukan Bapas Poso merupakan strategi memperkuat sistem pemasyarakatan di daerah. Kehadiran Bapas diharapkan memperpendek rentang layanan pembimbingan dan pengawasan klien pemasyarakatan.
“Dengan adanya Bapas di Poso, pelayanan kepada masyarakat, khususnya klien pemasyarakatan, akan lebih efektif, cepat, dan terjangkau,” ujar Nasir.
Dukungan juga datang dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan. Ia menilai pembentukan Bapas sebagai bagian dari penguatan layanan berbasis wilayah.
Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci agar seluruh tahapan berjalan optimal, akuntabel, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Peninjauan berlangsung tertib dan ditutup dengan pembahasan langkah administratif serta teknis sebagai bahan usulan kepada pimpinan untuk percepatan realisasi Bapas Poso.





