Premiere Film “Samara” Karya Anak Poso Raup Skor 4,4

0
97
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Film independen karya sineas muda Poso kembali menandai geliat industri kreatif lokal. 6.6 Home Video Production menggelar pemutaran perdana film berjudul Samara di Maker Coffee And Space, Minggu (15/2/2026).

Premiere tersebut dipadati pengunjung kafe yang antusias menyaksikan debut film karya anak daerah itu. Suasana hangat bercampur tegang terasa sepanjang pemutaran, sebelum akhirnya dilanjutkan dengan sesi diskusi terbuka bersama tim produksi.

Samara mengangkat isu yang kerap beredar dalam kehidupan sehari-hari: perselingkuhan yang berujung tragis. Cerita dikemas lebih dramatis dengan sentuhan nuansa kriminal, mempertegas konflik serta emosi yang dibangun dalam setiap adegan.

Usai pemutaran, panitia langsung menggelar diskusi dan polling terbuka. Penonton diberi kesempatan menilai kualitas film secara langsung melalui mekanisme pemungutan suara offline.

Owner 6.6 Home Video Production, Farhan Salim, menjelaskan bahwa sistem penilaian dilakukan secara manual untuk menjaga transparansi dan menghindari manipulasi data. Tim menggunakan kertas bergambar lima bintang yang diisi langsung oleh penonton secara acak.

“Metode ini kami pilih agar hasilnya murni dari penonton yang hadir,” ujar Farhan.

Perhitungan skor dilakukan dengan rumus skor dikalikan jumlah suara dibagi total suara. Hasilnya: (5 x 70) + (4 x 29) + (3 x 7) + (1 x 5) = 492 poin dari total 111 suara. Dengan demikian, nilai rata-rata film Samara mencapai 4,43 atau dibulatkan menjadi 4,4 dari 5.

Ratusan penonton yang hadir tampak antusias memberikan penilaian. Capaian skor tersebut dinilai menjadi indikator positif bagi perkembangan film lokal Poso.

Sementara itu, Manajemen Produksi, Bayang Waroka, memastikan bahwa Samara akan berlanjut ke versi panjang. Dalam waktu dekat, tim akan merilis teaser dan memperkenalkan jajaran pemeran.

Menurut Bayang, pascaproduksi “Simfoni Samara” segera dimulai dengan melibatkan editor dan sinematografer berpengalaman. Editor yang ditunjuk secara resmi adalah Cakra Ibey Pantew, yang sebelumnya menggarap film Deception dan Hello 13.

Ia menambahkan, judul Samara sendiri terinspirasi dari nama lengkap pemeran utama, Marion Ainditya Samara. “Ini menjadi identitas kuat sekaligus ruh dari film tersebut,” pungkasnya.