FGD Tangguh Bencana di Poso, Lembaga Keagamaan Jadi Garda Terdepan

0
32
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Kantor Urusan Agama (KUA) Poso Kota Utara bersama seluruh jajaran staf menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Tangguh Bencana” yang dirangkaikan dengan doa bersama untuk negeri.

Kegiatan yang berlangsung di aula KUA Poso Kota Utara itu, menghadirkan Yayasan Panorama Alam Lestari (Y.PAL) Poso, sebuah lembaga yang selama ini konsisten fokus pada isu kebencanaan dan pelestarian lingkungan.

Dalam sambutan Kepala KUA Poso Kota Utara, Hendi Subhan Syafii, S.H.I, M.H.I mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana, utamanya gempa bumi yang belakangan kerap mengguncang Sulawesi Tengah dengan skala magnitudo berbeda-beda.

Sebagai ASN Kementerian Agama, khususnya para penyuluh yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus menjadi ujung tombak dalam memberikan informasi yang benar dan berimbang.

“Sehingga, masyarakat tidak mudah panik berlebihan setiap kali terjadi gempa maupun musibah lainnya,” ujarnya, Kamis (4/9).

FGD menghadirkan Fadhil Abdullah dari Y-PAL sebagai narasumber, dengan Anto dari CIDeP bertindak sebagai moderator.

Fadhil Abdullah memaparkan sejumlah poin penting terkait strategi mitigasi bencana berbasis komunitas serta peran lembaga keagamaan dalam mengedukasi masyarakat.

Dikatakannya, lembaga keagamaan, termasuk KUA dan para penyuluhnya memiliki peran penting dalam membangun budaya sadar bencana.

“Masjid, gereja dan rumah ibadah lain adalah pusat peradaban masyarakat. Dari sanalah pesan-pesan kesiapsiagaan dapat disampaikan secara konsisten,” katanya.

Sehingga, lanjut Fadhil, penting kolaborasi lintas sektor dalam mitigasi bencana, mulai dari pemerintah, organisasi masyarakat sipil, hingga tokoh agama.

“Semua elemen harus bersinergi. Bencana tidak mengenal batas agama, etnis, maupun profesi. Karena itu, membangun ketangguhan bencana adalah tugas bersama,” tandasnya.

Kegiatan FGD ditutup dengan doa bersama, supaya bangsa Indonesia senantiasa dilindungi dari segala musibah serta diberi kekuatan untuk bangkit menghadapi setiap ujian.