DPRD Poso Tindak Lanjuti Aspirasi Warga, Fokus Kondisi Ruas Jalan di Pamona Barat

0
61
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Poso, Sesi KD Mapeda, SH dampingi Komisi III DPRD audens ke sejumlah instansi di provinsi
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Komisi III DPRD Kabupaten Poso, di dampingi Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Poso, Sesi KD Mapeda, SH MH belum lama ini melakukan kunjungan kerja (kunker) sekaligus audiensi dengan Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (Bimatarung), Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), dan Balai Wilayah Sungai di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Audiensi tersebut dilakukan guna menyampaikan sejumlah aspirasi warga, salah satunya terkait kondisi jalan rusak di wilayah Kecamatan Pamona Barat.

Sesi Kristina Darmawati Mapeda menyampaikan, bahwa masyarakat setempat telah mempertanyakan ketidakjelasan perbaikan ruas jalan yang sudah lama terbengkalai, khususnya jalan penghubung Taipa–Tonusu.

“Kami dapatkan informasi khususnya ruas jalan Taipa-Tonusu sepanjang 4,5 KM dengan pagu anggaran 19 Miliar akan diupayakan dikerjakan tahun ini di perubahan anggaran, dengan program IJD dari Balai Pelaksana Jalan Nasional untuk memperkuat APBD P Propinsi” tutur Sesi yang juga Wakil Ketua I DPRD Poso, Rabu (28/5).

Sesi KD Mapeda, yang merupakan kader Partai Golkar itu, menjelaskan jika ruas jalan tersebut sebenarnya telah masuk dalam program tahun anggaran 2024. Namun pelaksanaannya tertunda karena adanya efisiensi anggaran dan kini direncanakan dikerjakan dengan sumber penguatan APBDP 2025.

“Ruas sebelumnya, yakni Pendolo–Taipa, telah menghabiskan anggaran Rp80 miliar. Kini giliran ruas Taipa–Tonusu sepanjang kilometer yang dianggarkan sebesar Rp45 miliar untuk menuntaskan ruas jalan Pendolo-Tonusu.

Menurut dia, tertundanya pengerjaan disebabkan adanya efisiensi anggaran, sehingga proyek tersebut harus menyesuaikan dengan kebijakan Presiden tentang efisiensi anggaran yang tentunya berefek pada program kegiatan pembangunan sampai ke daerah-daerah termasuk Propinsi Sulteng tentunya.

“Kami akan terus mengawal dan memastikan agar proyek ini terealisasi, karena ini adalah harapan masyarakat yang sudah lama dinanti,” tegasnya.

Sebelumnya, kondisi jalan rusak di beberapa desa di Kecamatan Pamona Barat sempat viral di media sosial. Warga yang kesal dengan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki, menanam pohon pisang sepanjang jalan di Deaa Toinasa, Salukaiya hingga Meko sebagai bentuk protes.

“Kami juga menghimbau masyarakat untuk memahami proses yang sedang berjalan karena baik Pemerintah Kabupaten Poso maupun DPRD Poso akan tetap berupaya mengawal semua program pembangunan di Kabupaten Poso, termasuk ruas jalan Taipa- Tonusu yg sedang viral sekarang ini. (ISQ).