Bupati Poso Terima Penghargaan Nasional Pelestarian Bahasa Daerah

0
54
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Bupati Poso, dr. Verna G.M. Inkiriwang, menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia atas komitmen dan kontribusinya dalam pelestarian bahasa daerah di Kabupaten Poso. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, dalam acara Festival Tunas Bahasa Ibu yang berlangsung di Jakarta, pada Senin 26 Mei 2025.

Bupati Verna menjadi salah satu dari 10 kepala daerah di Indonesia yang dinilai berhasil menunjukkan upaya nyata dalam mendukung pelestarian bahasa ibu di daerahnya masing-masing. Kabupaten Poso dinilai aktif mendorong penggunaan dan pembelajaran bahasa daerah dalam lingkungan pendidikan, serta memperkuat program-program pelestarian budaya lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Verna menyampaikan rasa syukur dan bangga atas penghargaan yang diterima, seraya menegaskan bahwa bahasa daerah adalah salah satu warisan budaya paling berharga yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

“Bahasa daerah merupakan identitas budaya kita. Kita harus terus berupaya melestarikan dan menanamkan kecintaan terhadap bahasa daerah kepada generasi muda,” ujar Bupati Verna.

Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Poso untuk terus mendukung berbagai inisiatif pelestarian bahasa daerah melalui program pendidikan, festival kebudayaan, dan kerja sama lintas sektor.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk pemerintah daerah, tapi untuk seluruh masyarakat Poso yang ikut menjaga warisan budaya kita. Semoga ini menjadi motivasi bersama agar kita semakin aktif melestarikan kekayaan bahasa daerah, tidak hanya di Poso, tetapi juga di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Selain Kabupaten Poso, penghargaan serupa juga diterima oleh daerah-daerah lainnya seperti Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Penajam Paser Utara, Sukamara, Barito Utara, Barito Selatan, Banyuwangi, Pamekasan, Jepara, dan Donggala.

Festival Tunas Bahasa Ibu merupakan agenda tahunan yang digagas oleh Kemendikbud Ristek untuk mendorong pelestarian bahasa daerah melalui jalur pendidikan dan partisipasi komunitas, sekaligus sebagai bentuk penghargaan atas inisiatif pemerintah daerah dalam menjaga kekayaan linguistik Indonesia.(*)