POSONEWS.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Poso mengadakan rapat koordinasi evaluasi hasil pengawasan coklit dan persiapan pengawasan pelaksanaan rekapitulasi daftar pemutakhiran.
Giat yang berlangsung di kantor Sekretariat Bawaslu, Senin (20/3) itu, dipimpin langsung Kordiv Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, Helmi Mongi, yang dihadiri para pimpinan Panwascam yang tersebar di 19 kecamatan.
Helmi mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengawasan tahapan penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas, berintegritas dan akuntabel.
“Apa lagi dalam waktu dekat ini, kita akan melakukan pleno, sehingga penting menghadirkan seluruh Panwas untuk mengetahui hasil dari giat patroli mereka di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.
Hal ini juga kata dia, sekaligus memastikan masyarakat wajib pilih apakah sudah tercoklit atau belum.
“Dari data yang kami temukan, ada beberapa wajib pilih yang belum di coklit oleh Pantarlih. Namun sudah dilakukan saran perbaikan ke PPK saat pleno nantinya, dan kami akan terus mengawal,” imbuhnya.
Dia berharap, pihak KPU Poso agar lebih konsen lagi, mengingat Daftar Pemilihan Berkelanjutan (DPB) hasil penetapan KPU September 2022 itu, sebanyak 158.186 ribu. Sementara Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) kurang lebih 191 ribu. Artinya, ada selisih sekitar 33 ribuan lebih.
“Olehnya, hal ini perlu untuk dilakukan pengecekan lebih mendalam, sehingga kedepan kita memiliki data yang lebih valid, baik untuk ditetapkan DPS maupun di tetapkan pada DPT,” tukasnya.(ISQ)





