Dua Pelaku Terpidana Korupsi Bayar Denda 200 Juta ke Kejari Poso

0

PosoNews.id, Poso- Hasbollah, mantan Kepala sekolah (Kepsek) SMAN 1 Poso yang telah menjadi terpidana tindak pidana korupsi (tipikor) dana komite sekolah, membayar denda sebesar Rp. 200 juta ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Poso.

Kasipidsus Kejari Poso Hazairin menyebutkan, berdasarkan keputusan Mahkamah Agung (MA) nomor: 490K/PID.SUS/2021 terpidana Drs. Hasbollah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tipikor.

Dan oleh majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama 4 (empat) tahun dengan denda sebesar Rp. 200 juta.

- Advertisement -

Olehnya, sambung Hazairin, pada Rabu (23/2) lalu perwakilan Hasbollah yang merupakan Isterinya sendiri dan beberapa rekanan lainnya membawa uang tersebut untuk dikembalikan kepada negara.

“Pembayaran denda tersebut saya terima di ruang kantor saya dan bendahara Kejari Poso langsung menyetornya ke kas negara,” kata Hazairin kepada media ini, Sabtu (26/2/2022).

Selain itu, sambung Hazairin, sebelumnya pada Selasa (8/2), Ir. Kosasih Abbas yang merupakan terpidana perkara tipikor proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mini hidro (PLTM) tahun anggaran 2007 dan 2008 di Desa Sawidago, Kabupaten Poso, pada Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Kementerian ESDM juga melakukan pembayaran pidana denda sebesar Rp. 200 juta.

“Kalau yang ini, berdasarkan keputusan nomor 1928 K/Pid.Sus/2015, terpidana insinyur Kosasih Abbas bin Abbas terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Dan pidana penjara selama 5 (lima) tahun serta denda sebesar Rp. 200 juta,” tutupnya.(*)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here