Shalat Berjamaah di Masjid Ditiadakan, Ini Alasan Pemkab Poso

0
240
Sekretaris Sekretariat Satgas Covid-19, Musdar SE,MM (Foto:Ishaq)

PosoNews.id, Poso- Sejumlah Masjid yang berada di Poso ditutup untuk sementara waktu, hal itu dikarenakan jumlah warga masyarakat yang terkonfirmasi Covid 19 sangat signifikan.

Sekretaris sekretariat Satgas, Musdar SE, MM menyebutkan, ditiadakannya shalat berjamaah, karena melihat kondisi sekarang di wilayah Kabupaten Poso yang terkonfirmasi positif Covid-19 serta tingkat kematian cenderung meningkat. Sehingga pemerintah harus mengambil kebijakan.

“Jadi, mau tidak mau Pemerintah harus mengambil kebijakan untuk menyelamatkan warga masyarakat yang ada di Poso. Namun penutupan sejumlah Masjid hanya bersifat sementara saja dan bukan selamanya,” jelas Musdar saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (6/8/2021).

Olehnya, Dia berharap dengan ditiadakannya shalat berjamaah di Masjid, tingkat terkonfirmasi Covid bisa menurun, begitu juga tingkat kematian di wilayah Kabupaten Poso bisa berkurang.

“Ini merupakan ikhtiar Pemerintah Daerah. Semoga warga masyarakat Poso bisa mendukung kebijakan tersebut,” harapnya.

Mudah mudahan kata Musdar, seminggu dilakukannya penutupan Masjid, tingkat terkonfirmasi Covid-19 di Poso bisa menurun. Sehingga nantinya surat edaran Pemerintah Daerah Kabupaten Poso bisa di evaluasi kembali.

Diketahui, hingga saat ini pertanggal 5 Agustus 2021 jumlah terkonfirmasi positif Covid 19 sudah mencapai 1.065 orang dan lima hari terakhir ini di Kabupaten Poso, sudah sekitar 20 orang yang meninggal dunia disebabkan terkonfirmasi Covid.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here