Stok Beras Tembus 5 Juta Ton, Bukti Swasembada

0
18
- Advertisement -

POSONEWS.ID– Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan cadangan beras pemerintah (CBP) yang kini mencapai 5.000.198 ton menjadi indikator kuat keberhasilan swasembada pangan nasional.

Rizal menyebut, melimpahnya stok tersebut bukan hasil rekayasa data, melainkan cerminan produksi riil petani dalam negeri yang terserap optimal oleh pemerintah.

“Gudang Bulog saat ini penuh oleh beras hasil produksi petani dalam negeri. Bahkan gudang-gudang swasta yang disewa juga mengalami kondisi serupa,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan Indonesia berada dalam posisi yang kuat dalam menjaga ketahanan pangan, sekaligus menepis keraguan terhadap capaian swasembada.

Ia menambahkan, tingginya stok beras juga menjadi bukti keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas produksi dan distribusi pangan secara nasional.

Di tingkat daerah, Perum Bulog Kantor Cabang Poso memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman dan terkendali.

Pimpinan Cabang Bulog Poso, Muh. Chaidir Fitriawan, mengungkapkan saat ini stok beras di wilayah kerjanya mencapai 3.168,84 ton setara beras.

Selain itu, Bulog Poso juga memiliki cadangan jagung sebesar 281,18 ton yang turut memperkuat pasokan pangan di daerah.

Chaidir menyatakan, jumlah stok tersebut masih akan terus bertambah seiring penyerapan beras dan gabah dari petani yang terus dilakukan.

“Kompleks pergudangan di bawah Kantor Cabang Poso terus menyerap beras dan gabah dari petani,” ujarnya.

Ia optimistis, stok yang tersedia mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 2026 sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.

Chaidir juga berharap upaya penyerapan ini tidak hanya menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani lokal.