Y.PAL Jadikan Pemulihan Pascagempa sebagai Momentum Penguatan Koordinasi Antarsektor

0
130
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Yayasan Panorama Alam Lestari (Y.PAL) Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, menggelar Lokakarya Pemangku Kepentingan di Hotel Kartika, Kayamanya, Kamis (25/9).

Agenda ini bagian dari program TOGERHER (Towards Greater Effectiveness and Timeliness in Humanitarian Emergency Response) dengan tema pemulihan pascagempa berbasis kolaborasi.

Direktur Y.PAL, Yopi Hary, menegaskan gempa 5,7 Magnitudo yang mengguncang Pamona Tenggara meninggalkan jejak kerusakan serius.

Bukan hanya infrastruktur, tapi juga aktivitas pendidikan lumpuh dan kelompok rentan semakin terdesak.

“Pascabencana butuh koordinasi intensif agar tidak ada tumpang tindih bantuan, kebutuhan lebih terpetakan, dan arah kebijakan jelas menuju rehabilitasi-rekonstruksi,” tegas Yopi.

Ia menyoroti urgensi akses Dana Siap Pakai BNPB, ruang belajar darurat untuk anak PAUD-SMP, hingga mobilisasi sumber daya lintas sektor.

“Koordinasi erat dan kesamaan persepsi adalah kunci pemulihan berkelanjutan pascagempa Poso,” ungkapnya.

Kepala BPBD Poso, Darma Metusala menambahkan, pihaknya terus memutakhirkan data kerusakan dan kerugian untuk dasar langkah rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Identifikasi korban, kerusakan, hingga bahan perumusan perbaikan sarana publik menjadi fokus kami,” jelasnya.

Hadir dalam kegiatan itu, BPBD Poso, Bapelitbangda, Dinas Pendidikan, Dinkes, Dinsos, Dinas PUPR, Kesbangpol, Camat Pamona Tenggara, Kapolres, Dandim 1307, PT Poso Energi, LSM hingga organisasi kampus.