Warga Desa Mayumba Keluhkan Proyek Air Bersih yang Mangkrak

0
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Masyarakat Desa Mayumba, Kecamatan Mori Utara, Kabupaten Morowali Utara mengeluhkan terkait proyek air bersih yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Morowali Utara yang belum kunjung selesai.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Desa Mayumba Yuyun Konduwes saat kegiatan buka desa di desa tersebut, (29/2/2024).

“Kami sangat bersyukur sudah mendapatkan perhatian dari pemerintah tentang proyek air bersih didesa kami. Untuk itu kami memohon juga kepada pemerintah daerah melalui Dinas PUPR untuk segera meninjau dan mengawasi dengan betul kepada pihak pelaksana proyek air bersih tersebut agar bisa menyelesaikan proyek air bersih di Desa Mayumba yang sudah dimulai sejak tahun 2023 hingga kini memasuki bulan ketiga tahun 2024 belum bisa dinikmati oleh masyarakat,” kata kades saat itu.

Akibatnya kata Kades, pihaknya yang selalu menjadi imbas dari sorotan masyarakat yang menduga telah ada kongkalikong antara pemerintah desa dan pihak kontraktor, terkait belum selesesainya proyek air bersih tersebut. Padahal pihak Pemdes tidak ada kaitannya dengan proyek tersebut karna itu memang bukan bersumber dari Dana Desa.

- Advertisement -

“Hampir setiap tahunnya kami mendapatkan pekerjaan proyek air bersih dari berbagai sumber anggaran pemerintah, namun setiap tahun itu pula kami masih menderita dengan permasalahan air bersih di Desa Mayumba. Sudah dua tahun ini kami krisis dengan air bersih menjadi sulit. Kami harapkan proyek ini segera diselesaikan,” sambungnya.

Hal Itu juga senada dikeluhkan oleh Aristo warga Desa Mayumba kepada media ini. Dijelaskannya, hinga saat ini pihak kontraktor telah meninggalkan pekerjaannya.

“Dan informasi dari pekerja yang juga warga Desa Mayumba, pihak kontraktor belum melaksanakan kewajibannya untuk membayar upah kerja terhadap masyarakat dan sampai saat ini proyek tersebut dianggap tidak becus terkait spesifikasi pekerjaannya. Terbukti saat ini belum bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat,” tuturnya.

Keluhan mengenai proyek air bersih yang terhenti menjadi keluhan hampir dari seluruh warga.

Untuk diketahui, proyek pengembangan SPAM jaringan perpipaan air bersih di Desa Mayumba yang dimulai pada tahun 2023 oleh PT Puelangi, dengan menelan besaran anggaran kurang lebih Rp 2 miliar hinga memasuki bulan ke 3 tahun 2024 ini belum bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Desa Mayumba.

Terkait permasalahan tersebut, saat dikonfirmasi Kepala Dinas PUPR Morut Destuber Mato’ori mengatakan pihaknya akan segera menindak lanjuti keluhan masyarakat tersebut. CHEM

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini