Merasa Tertindas Usai Dilapor PT Vale Indonesia, Beberapa Masyarakat Morowali Melapor Balik ke Polres Morowali

0
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Kembali bersuara, masyarakat Desa Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, yang dilaporkan oleh PT. Vale Indonesia Morowali.

Sebagai salah satu pihak yang terlapor, Arifin mengungkapkan bahwa dirinya dan beberapa masyarakat lainnya sudah memenuhi panggilan Polisi dan mereka sangat menghargai proses hukum yang sedang berjalan, meski mereka sebenarnya adalah korban.

“Saya dan kawan-kawan, sebagai masyarakat yang taat hukum sudah beberapa kali diperiksa atas laporan PT. Vale, padahal tanah kami yang diambil secara sepihak. Namun lucunya, justru kami yang jadi terlapor. Allah tidak buta atas penindasan yang kami alami, sampai saat ini tidak ada kejelasan kasus itu. Saya pastikan kami tidak akan mundur walaupun kami hanyalah masyarakat kecil,” Ujar Arifin atau yang biasa disapa Papa Agil.

Lebih lanjut, Arifin menyampaikan bahwa dirinya dan masyarakat lain, balik melapor ke Polres Morowali. Karena menurutnya, tanah mereka sudah digelapkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Ia juga mengatakan bahwa hingga saat ini pihak yang berkaitan dengan laporan mereka sudah dipanggil, termasuk Pemerintah Desa Bahomotefe, namun informasi yang Ia dapatkan, jika beberapa Pemerintah Desa belum memenuhi panggilan Polisi.

- Advertisement -

“Saya yakin, jika Polisi dalam hal ini Polres Morowali masih lurus dalam penegakan hukum, apalagi saya sangat mengenal Kapolres Morowali, beliau sangat bijak melihat kebenaran dan kesalahan, sehingga saya yakin tidak akan ada yang kebal hukum. Saya berkomunikasi dengan pihak Polres dan diberikan informasi jika sejumlah pemdes masih alpa dengan panggilannya, laporan kami sisa menunggu pemeriksaan pemerintah desa, semoga cepat terproses,” ungkap Arifin. DRM

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini