Nekat, Belum Kantongi Kontrak, Proyek Normalisasi Sungai Desa Taende Sudah Dikerjakan

0
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Sejumlah masyarakat menyayangkan dan mempertanyakan proyek normalisasi sungai di Desa Taende, yang mana diketahui sudah dikerjakan terlebih dahulu tanpa kontrak kerja. Padahal proyek tersebut bukanlah hal yang urgen seperti halnya berdampak pada bencana atau pun terkena bencana.
Hal ini menurut warga akan berdampak pada kualitas pekerjaan dan yang pastinya akan luput dari pengawasan.

Saat dikonfirmasi terkait pekerjaan proyek tersebut kepada Angota DPRD Morowali Utara Epafrat Sambongi mengatakan, hal itu nanti tanyakan ke PUPR. Namun menurutnya bisa saja dikerjakan untuk buru waktu karena ini sudah bulan November.

“Dan untuk spesifikasi pekerjaannya konsekwensinya harus ditambah kalau kurang karena disaat surfei didampingi,” debut Epafrat.

“Apalagi ini mendekati akhir tahun, hujan sudah akan mulai turun. Kondisi cuaca sangat menentukan pada pekerjaan apalagi ini sudah bulan November,” tambahnya.

- Advertisement -

Sementara itu Kepala Bidang SDA PUPR Morowali Utara Brista Latingka ST, mengakui proyek normalisasi sungai di Desa Taende tersebut belum ada kontrak kerjanya.

“Saat ini saja SPS nya sedang kami proses,” ujarnya, Senin (13/11/2023).

Saat ditanyakan siapa yang melaksanakan pekerjaan tersebut, Kabid tidak mengetahuinya. Hanya saja menurutnya, pekerjaan tersebut melekat pada SDA ada pada anggaran perubahan tahun 2023 dengan total angaran RP 135 juta sebagai Pokir dari angota DPRD Morut,'” pungkasnya.

LK (45 tahun) masyarakat Morut menilai hal ini akan berdampak pada kualitas pekerjaan dan yang pastinya akan luput dari pengawasan karena dilaksanakan tanpa prosedur yang sudah ditetapkan dan diyakini akan sarat dengan penyimpangan dan kepentingan. CHEM

- Advertisement -