Polres Poso Galakkan Bahaya Narkoba di Program Jumat Curhat

0
- Advertisement -

POSONEWS.ID – Masuk bulan kedua gelaran “Jumat Curhat” masih terus digalakkan oleh Kepolisian Resor (Polres) Poso, Jumat (3/2/2023).

Jumat Curhat yang bertajuk “Bersama Kita Berantas Narkoba” itu, dilaksanakan di aula luar Mapolres Poso, yang diikuti sejumlah siswa siswi SMA, para guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, Kejaksaan Negeri Poso, BNNK Poso dan tamu undangan lainnya.

Kapolres Poso AKBP. Rentrix Ryaldi Yusuf meminta, di Jumat Curhat kali ini seluruh undangan untuk menyampaikan unek-uneknya, yang nantinya akan ditindak lanjuti.

“Giat kali ini sengaja kita buat di Polres Poso, bertepatan dirangkaikannya dengan pemusnahan Babuk Narkoba, sesuai tema kita,” ujarnya.

- Advertisement -

Sehingga nantinya sambung Kapolres, masyarakat maupun perwakilan sekolah bisa langsung bertanya dan dijawab oleh pihak yang membidanginya.

“Disini ada perwakilan BNN berkolaborasi bersama Sat Narkoba Polres Poso, yang kiranya bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan para guru, siswa maupun masyarakat,” ucap Kapolres.

Dalam kesempatan itu, perwakilan guru SMA 1 Poso mengatakan, baru kali ini pihak sekolah terlibat langsung menyaksikan pemusnahan Babuk Narkoba.

Minimnya pengetahuan terkait pencegahan Narkoba dilingkungan pendidikan sehingga ada beberapa hal yang perlu pihak sekolah ketahui.

“Olehnya kami meminta kepada pihak terkait lewat kegiatan ini, agar secara rutin mendatangi sekolah sekolah di Poso untuk terus mensosialisasikannya,” pintanya.

Sementara itu, perwakilan guru SMKN 1 Poso mengapresiasi pihak Polres Poso dalam kegiatan pemusnahan Babuk Narkoba yang sudah mengikut melibatkan dunia pendidikan.

Diungkapkannya, SMKN 1 Poso maupun sekolah lainnya telah terbentuk Satgas Narkoba yang diinisiasi BNNK Poso.

“Sehingga kami meminta pihak terkait agar bisa sesekali mengunjungi sekolah kami untuk berkomunikasi bersama satga Narkoba yang sudah terbentuk di sekolah sekolah,” ungkapnya.

Dulu, lanjut dia, pernah dilakukan kunjungan kesekolah dari pihak kepolisian maupun BNN untuk mensosialisasikan bahaya Narkoba. Namun berjalannya waktu kunjungan semacam itu tidak ada lagi.

“Jadi kami merindukan hal itu lagi, kalau bisa di intensifkan kembali di sekolah seperti sedia kala,” pungkasnya.

Setelah mendengar seluruh curhatan yang masuk, Kapolres Poso bersama pihak terkait siap membantu dalam hal pengawasan serta pencegahan Narkoba agar tidak masuk di lingkungan sekolah.(ISQ)

- Advertisement -