TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Sangginora-Dewua

0
112
Foto: Pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Sangginora dan Desa Dewua di Kecamatan Poso Pesisir Selatan mellibatkan TNI dan masyarakat setempat (Dok.Kodim 1307 Poso)

POSONEWS.ID – Personil TNI yang tergabung dalam giat Serbuan Teritorial (Serter) di Kabupaten Poso melakukan pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Sangginora dan Desa Dewua di Kecamatan Poso Pesisir Selatan Kabupaten Poso Jumat (9/9/2022).

Personil TNI yang terlibat dalam kegiatan pembangunan jembatan gantung ini terdiri dari Kodim 1307 Poso, Batalyon 714/Sintuwu Maroso dan Detasemen Zeni Tempur (Zipur) Poso.

Pembangunan jembatan gantung saat ini telah memasuki tahap melanjutkan penggalian tiang pancang dan pemasangan tiang gapura jembatan gantung. Kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat setempat di dua desa yang akan memanfaatkan jembatan gantung tersebut serta melibatkan tim tehnisi VRI yang jumlahnya 8 orang.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, pembangunan jembatan gantung yang membelah sungai dan menghubungkan dua desa ini merupakan jalur alternatif jika sewaktu waktu akses jalan tidak bisa dilalui. Karena tak jarang akses jalan kedua desa ini kerap terjadi longsor di musin hujan.

Menurut warga setempat, dengan adanya jembatan gantung yang dibangun TNI maka akan lebih mempermudah akses jalan kedua desa karena mempersingkat jarak tempuh. Selain itu anak anak sekolah yang ingin ke sekolah tidak perlu lagi melewati arus sungai yang berbahaya atau berputar lewat jalan yang jaraknya cukup jauh.

“Terima kasih kepada TNI yang sudah memulai pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan dua desa. Jembatan ini diharapkan dapat lebih mempermudah akses warga untuk menuju desa sebelah dan dapat dimanfaatkan untuk jalur ekonomi masyarakat setempat dalam memasarkan hasil bumi. Selain itu mempermudah anak anak kami untuk ke sekolah karena tidak perlu lagi melintasi sungai dan berputar dengan jarak tempuh yang jauh,” ujar Simon salah seorang warga setempat.

Dandim 1307 Poso Letkol (Inf) Hasroel Tamin mengungkapkan fasilitas jembatan gantung diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat setempat untuk mempersingkat jarak tempuh kedua desa sekaligus akses untuk anak anak ke sekolah agar tidak perlu lagi menyeberangi sungai serta mendukung arus transportasi dan perekonomian warga.   

Untuk diketahui pembangunan jembatan gantung ini merupakan rangkaian dari giat Serbuan Teritorial (Serter) TNI Korem 132/Tadulako Sulteng tahun 2022 yang dipusatkan di Kabupaten Poso. Kegiatan Serter dibuka langsung Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Toto Nurwanto di lapangan Desa Kalora Kecamatan Poso Pesisir Utara.

“Seluruh kegiatan Serter TNI akan dilakukan di tiga kecamatan dalam wilayah Kabupaten Poso selama satu bulan terhitung sejak 30 Agustus hingga 28 September 2022 dan melibatkan sekitar seratusan personil TNI,” kata Danrem 132 Tadulako Brigjen TNI Toto Nurwanto kepada wartawan saat acara pembukaan.

Selain membangun jembatan gantung, kegiatan fisik Serter TNI kali ini juga meliputi kegiatan rehab 20 rumah warga tidak layak huni, 1 buah Masjid dan 1 buah Gereja. Sementara sasaran non fisik meliputi kegiatan penyuluhan wawasan kebangsaan, pertanian, hukum, pemberian paket sembako serta pengobatan dan pemeriksaan kesehatan massal.

“Semuanya dilakukan bersama sama secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat, pemerintah dan juga unsur Satgas Madago Raya. Serter TNI merupakan salah satu wujud darma bakti TNI dalam memberdayakan wilayah perbatasan dan menjadi bukti manunggalnya TNI bersama rakyat,” pungkas Danrem 132/Tadulako. ULY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here