DPRD Touna Panggil Kadis PU Terkait Proyek Jamban Rp 20 Miliar

0
Foto: Salah satu proyek jamban di Touna yang diduga bermasalah (Dok.MS)

TOUNA, POSONEWS – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tojo Unauna, Sulteng, akan dipanggil oleh Komisi II DPRD Touna, untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait proyek Jamban senilai Rp2 Miliar dari APBD Touna dan Rp 18 Miliar Dana Hibah Pemerintah Pusat tahun anggaran 2021.

“Hari Selasa 2 November 2021, kita jadwalkan RDP dengan Bupati, Kepala Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, beberapa camat dan kepala desa terkait masalah proyek Jamban yang dikerja asal jadi,” kata Ketua Komisi II DPRD Touna Jafar kepada Metro Sulteng, Senin.

Sebelumnya diberitakan, Anggota DPRD Touna Fraksi Nasdem Jafar M Amin menemukan beberapa proyek Jamban yang dikerjakan asal jadi disejumlah desa, setelah meninjau progres proyek yang didanai APBD dan APBN yang nilainya mencapai Rp 20 Miliar.

Proyek Program Air Limbah sebesar Rp 18 Miliar dana hibah dari Kementrian PPN/Bappenas, Kementrian Pekerjaan Umum dan Kementrian Keuangan, yang disertakan dengan skema dana penyertaan dari APBD Kabupaten Tojo Unauna senilai Rp 2 Miliar.

Kondisi proyek MCK asal jadi diketahui setelah Jafar M Amin memantau progres pelaksanaan proyek MCK di Desa Cempa, Kecamatan Ulubongka.

Lalu pada Senin saat meninjau proyek MCK di Desa Sumoli, Jafar juga menemukan kondisi pekerjaan yang amburadul. Bahkan Kepala Desa Sumoli baru mengetahui kondisi proyek tersebut.

DPRD Touna, kata Jafar ingin memastikan bahwa proyek yang didanai uang rakyat itu dikerjakan sesuai standar, tidak manipulatif apalagi korupsi didalamnya.

“Olehnya kita ingin mendengar langsung dari dinas terkait sehubungan mekanisme dan progres pelaksanaan program air limbah itu,” pungkasnya. (Bn/MS)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here