Antisipasi Aksi Mogok Kerja Buruh, Polres Touna Gelar Apel Kesiapsiagaan

0
- Advertisement -

POSONEWS, TOUNA – Kepolisian resor (Polres) Tojo Una-una (Touna) menggelar apel kesiapsiagaan jelang aksi mogok kerja buruh, yang rencananya digelar 6-8 Oktober 2020 secara nasional.

Apel kesiapsiagaan tersebut digelar, Senin (5/10/2020) di halaman Mapolres Touna, diawali dengan pemeriksaan kendaraan operasional dan pasukan oleh Kapolres Touna, AKBP Alfred Ramses Sianipar.

Kapolres Touna AKBP Alfred Ramses Sianipar dalam sambutannya mengatakan, sehubungan dengan adanya rencana aksi mogok kerja buruh yang rencananya akan dilaksanakan pada 6 Oktober 2020 nanti, pihak kepolisian RI termasuk Polres Tojo Una-una diminta untuk siaga dan mempersiapkan diri, sehingga dibutuhkan pengecekan baik personil maupun kendaraan yang akan digunakan dalam mengantisipasi rencana aksi mogok kerja tersebut.

“Dari hasil komunikasi dan koordinasi serta penggalangan, kita dapatkan informasi untuk di Kabupaten Tojo Una-una sampai saat ini belum ada kelompok ataupun serikat buruh yang akan ikut serta dalam aksi mogok kerja buruh tersebut,” ujarnya.

- Advertisement -

Kapolres meminta kepada seluruh personil Polres Touna untuk selalu menjalankan tugas dan tanggungjawab sesuai dengan tugas dan amanat Kapolri dalam mengantisipasi dan mengamankan jalannya aksi mogok kerja nanti.

Kapolres Touna, AKBP Alfred Ramses Sianipar.

Kapolres menekankan beberapa poin dalam menjalankan tugas yakni selalu tingkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa guna mendukung tindakan dan perilaku dalam menjalankan tugas, tanamkan disiplin, semangat dan tanggungjwab yang tinggi dalam pelaksanaan tugas, pedomani undang-undang dan peraturan Kapolri yang ada salah satunya peraturan Kapolri nomor 1 tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan Polri.

Selain itu kata Kapolres, selalu melakukan pengecekan dan perawatan kendaraan dinas yang akan digunakan untuk mengantisipasi dan pengamanan aksi mogok kerja yang akan dilaksanakan pada 6-8 Oktober 2020.

” Waspadai dan antisipasi terhadap ancaman aksi terosrisme dan tetap bersinergi dengan TNI, Pemkab, tokoh masyarakat, tokoh agama guna mencegah aksi mogok kerja yang tidak diinginkan,” pintanya.

Kapolres meminta khusus pada fungsi intelijen dan polsek, untuk melakukan deteksi dini dan penggalangan terhadap perusaahaan dan para pekerjanya.

“Tetap patuhi dengan ketat protokol kesehatan untuk menghindari dan mencegah penularan covid-19 di daerah ini dan setiap personil Polri segera melaporkan dengan cepat hal-hal yang menonjol terkait aksi buruh,” tandasnya. (RHM)

- Advertisement -