Banjir di Palu Barat, Basarnas Palu Turunkan Tim SAR Bantu Evakuasi Warga

0

POSONEWS, Palu – Akibat intensitas hujan yang tinggi pada, Rabu (23/9/2020) malam hingga Kamis (24/9/2020) dinihari menyebabkan sejumlah kawasan di Kecamatan Palu Barat terendam banjir.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, awal banjir terjadi pada Rabu malam di kawasan Jalan Cemara 1 Kota Palu Provinsi Sulteng.

Selain itu luapan banjir juga terjadi di Jalan Kelor, Jalan Labu, Jalan Sungai Manonda, kawasan Rumah Sakit Anuta Pura Palu di Jalan Kangkung, Jalan Tolambu hingga di Jalan Durian Pertigaan Tolambu dan sekitarnya.

Akibat banjir tersebut ratusan rumah warga terendam banjir dan sebanyak 100 kepala keluarga terdaampak banjir berdasarkan data Kantor Pencarian dan Pertolongan/Basarnas Palu.

Kepala Kantor Pencariqn dan Pertolongan/Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johannes mengatakan, pihaknya setelah mendapatkan laporna dari sejumlah warga, langsung bertindak cepat dan menyiapkan peralatan guna melakukan evakuasi warga yang memerlukan bantuan.

“Pada pukul 23.30 Wita, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu Berjumlah 11orang diberangkatkan dan membagi tiga tim ke titik-titik lokasi evakuasi korban banjir,” sebutnya.

Andrias menjelaskan, tiga tim SAR yang diturunkan di lokasi kejadian langsung melaksanakan assesment dan melakukan evakuasi warga di sejumlah titik banjir seperti di jalan Kelor, jalan Labu dan Jalan Cemara.

“Semua tim yang diturunkan bergerak dan melaksanakan evakuasi bagi korban di titik banjir yang terbilang parah,” ujarnya.

Dia menambahkan, berdasarkan data yang ada sebanyak 27 orang warga terdampak saat dievakuasi dalam kondisi sakit.Sedangkan yang dievakuasi ke tempat aman jumlah puluhan orang seperti di Jalan
Kelor sebanyak 20 Orang terdiri dari
11 orang Perempuan Dewasa, 3 orang Anak-anak, 1 orang Balita dan 6 orang Laki-laki Dewasa.

Sementara di Jalan Labu jumlah warga di evakuasi sebanyak 5 Orang yakni 3 orang Perempuan dan 2 orang laki-laki. Sedangkan di jalan Cemara sebanyak 2 Orang terdiri dari
1 orang laki-laki dan 1 orang perempuan.

“Jumlah yang terdampak sebanyak 100 KK di Kecamatan Palu Barat , namun yang disyukuri kerusakan infrastruktur tidak ada di laporkan,” jelasnya.

Dia menambahkan unsur SAR Gabungan terdiri dari Tim Rescue Kansar Palu sebanyak 11 orang, Polsek Palu Barat sebanyak 4 orang,
PMI sebanyak 4 orang, TAGANA sebanyak 6 orang dan dibantu masyarakat.

” Alut yang digunakan Satu Unit Truck Personil KPP Palu, Satu Unit D-Max Double Cabin KPP Palu, Satu Unit Rubber Boat KPP Palu, Palsar pendukung lainnya, Satu Unit Mobil Tagana dan satu Unit Mobil Polsek Palu Barat,” tandasnya. (*/RHM)

- Advertisement -