Hari Kelima, Pencarian Dua Bocah Suku Lauje yang hilang di Hutan Mepanga Parimo,Tunggu Proses Investigasi Kepolisian Setempat

0
547
Tim SAR Gabungan yang mencari Dua Bocah Suku Lauje yang hilang di Hutan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah sedang beristirahat di disisi sungai pada hari kelima, Rabu (5/8/2020). FOTO : DOK Basarnas Palu

“Untuk pencarian hari ini sementara dihentikan dikarenakan menunggu hasil investigasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian setempat. Pencarian akan dilanjutkan kembali setelah proses investigasi,”

*Kepala Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johannes, Rabu (5/8/2020)

POSONEWS, Parimo – Pencarian terhadap dua bocah Tiara (10 tahun) dan Undo (6 tahun) yang hilang di hutan Desa Bugis Utara, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Kabupaten . Parigi Moutong (Parimo ) telah memasuki hari ke lima, Rabu (5/8/2020). Namun hasilnya, dua bocah tersebut belum ditemukan.

Pihak tim SAR gabungan menghentikan sementara pencarian sambil menunggu hasil investigasi dari pihak kepolisian setempat.

Kepala Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johannes mengatakan, pencarian hari ini telah memasuki hari ke lima, tim SAR gabungan terus memaksimalkan upaya pencarian dengan membagi anggota menjadi beberapa SRU (Search and Rescue Unit).

“Tercatat hingga hari ini unsur SAR sebanyak 29 dengan jumlah 124 orang, tergabung dalam pencarian yang terdiri dari beberapa instansi, pecinta alam maupun masyarakat setempat,” katanya, Rabu (5/8/2020).

Tim SAR Gabungan sedang mempersiapkan diri untuk melakuan pencarian terhadap dua bocah yang hilang di hutan Mepanga Desa Bugis Utara Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong,Sulawesi Tengah, Rabu (5/8/2020) pagi. Dua Bocah Suku Lauje dilaporkan hilang sejak 28 Juli 2020. FOTO : DOK Basaranas Palu.

Dia menyebutkan, pada pencarian di hari ke empat salah satu tim yang terdiri dari 5 orang melakukan pencarian ke arah utara sepanjang jalan dan mereka menemukan jejak kaki yang berukuran kaki anak-anak dan bekas makanan sebuah pucuk rotan.

Jejak kaki tersebut kata Adrias, selanjutnya ditelusuri namun lagi-lagi pencarian tidak bisa dilanjutkan karena terkendala cuaca hujan deras hingga akhirnya tim memutuskan untuk kembali ke posko dan melaporkan hal tersebut ke OSC (On Scene Coordinator).

“Untuk pencarian hari ini sementara dihentikan dikarenakan menunggu hasil investigasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian setempat. Pencarian akan dilanjutkan kembali setelah proses investigasi,” ujarnya.

Adapun pencarian akan direncanakan pada area dimana sebelumnya ditemukan jejak yang dicurigai merupakan jejak kaki kedua korban dan bekas makanan sebuah pucuk rotan. Semoga cuaca di lapangan bersahabat sehingga pencarian berjalan dengan lancar dikarenakan sebelumnya pencarian terkendala cuaca buruk.

Tim SAR Gabungan saat menelusuri perkebunan di hutan Mepanga Desa Bugis Utara Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah untuk melkaukan pencarian dua bocah suku Lauje yang dilaporkan hilang sejak 28 Juli 2020. FOTO : DOK Basarnas Palu

Sementara itu unsur yang terlibat dalam pencarian terdiri dari tim Rescue Pos SAR Parimo, Polsek Tomini, Babinsa, BPBD Parimo, Tagana, Satpol PP, SAR Sangolara, Sekcam Mepanga, Camat dan Staf Camat Mepanga, Kepala Desa Bugis Utara, Sekdes Bugis Utara, LPM Bugis Utara, BPD Bugis Utara, KPA Khatulistiwa, KPA Unka Malino, Kompas Tarius, IPPMKOM, Vertical Rescue, Sahabat Alam dakwah, Aliansi Pemudah Kecamatan Tomini, KPA Ongka, Karang Taruna, Tope Tialo, Trip Khatulistiwa, KPA Barotopola, Ke. Taruna Apotojojo, Pemuda Gereja dan masyarakat setempat.

Diberitakan sebelumnya, petugas komunikasi menerima info terkait 2 orang bocah kakak beradik yang hilang di Desa Bugis Utara, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parimo. Korban dinyatakan hilang pada Selasa (28/7) pencarian telah dilakukan oleh keluarga dan warga setempat namun hasil nihil. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here