Satu Orang Warga Sibalaya Barat Sigi Dilaporkan Hilang Terseret Arus Sungai

0
288

POSONEWS, Sigi – Seorang warga Desa Sibalaya Barat Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah dilaporkan hilang saat berada di tepi Sungai Palu, Minggu (2/8/2020).

Adapun data korban dalam pencarian bernama Maho jenis kelamin laki-lak, umur 65 tahun, warga Desa Sibalaya Barat Kecamatan Tanambulava.

Kepala Basarnas Palu Andrias Hendrik Johannes melalui Kepala Sub Seksi Operasi SAR dan Siaga, Andi Sultan dalam rilisnya, Minggu (2/8/2020) malam menyebutkan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu (Basarnas Palu) menerima laporan awal kondisi membahayakan manusia, satu orang terseret arus sungai di Sibalaya Barat Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Basarnas Palu menerima laporan dari pelapor Fatlina yang merupakan Kades Sibalaya, Minggu (2/8/2020) pukul 21.00 Wita,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dalam laporan itu disebutkan, kejadian terjadi pada Minggu (2/8/2020) sekira pukul 15.30 Wita.

“Mendapat laporan tersebut, Tim SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan/ Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Palu, langsung menyiagakan personil dan sejumlah peralatan untuk menuju lokasi kejadian,” katanya.

Dia memaparkan, tim Kansar Palu berangkat pada pukul 21.15 Wita dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 22.15 Wita atau dengan waktu tempuh selama 1 jam.

“Lokasi berada di 1°9’3.74″S – 119°54’12.42″E , heading 178.99° arah selatan dari KPP Palu, atau dengan jarak 27 Km Dari
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu ke LKP,” jelasnya.

Dia menyebutkan, berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian adapun kronologisnya pada Minggu 2 Agustus 2020 sekitar jam 15.30 WITA korban atas nama Moha (65) mengembalakan sapi di sekitar aliran sungai di Desa Sibalaya Barat pada Koordinat 1°9’3.74″S – 119°54’12.42″E atau tepatnya di belakang Kantor Desa Sibalaya Barat dan Terseret arus Sungai.

“Sampai saat ini pemerintah desa dan warga sedang melakukan pencarian,” ujarnya.

Setibanya di lokasi kejadian kata Andi, pihaknya melakukan koordinasi dengan aparat desa setempat. Selanjutnya, pihaknya menyiapkan peralatan SAR dan Tim Rescue Kantor Pencarian Palu Berangkat menuju LKK dengan 6 orang Personil.

“Unsur SAR Gabungan terdiri dari Tim Rescue Kansar Palu 6 Orang, Polres Sigi 2 orang, Babinsa Tanah Bulava 1 orang, BPBD SIGI 5, Masyarat Setempat,” sebutnya.

Dia menambahkan, dilaporkan di lokasi kejadian Cuaca Mendung

“Alut yang digunakan Satu Rescue Car Double Cabin, Satu Unit Rubber Boat , Palsar pendukung lainnya,” tandasnya. (*/RHM/Basarnas Palu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here