KPU Kota Palu Sosialisasi Tahapan Pemuktahiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih

0
206

POSONEWS, Palu– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu, Sulawesi Tengah, melakukan sosialisasi tahapan pemuktahiran data dan penyusunan daftar pemilih atau pencocokan dan penelitian (Coklit).

Kegiatan yang berlangsung, Rabu (15/7/2020) di Hotel Santika tersebut, dihadiri Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Tanwir Lamaming dan Ketua KPU Kota Palu Agusalim Wahid.

Ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid dalam sambutannya mengharapkan, agar masyarakat bisa bekerja sama untuk mengecek data daftar pemilih melalui website KPU Palu dan apabila ada masyarakat yang belum terdaftar agar segera melaporkan diri kepada petugas KPU.

“Masyarakat kita himbau, agar mengecek data Daftar Pemilih melalui website KPU Palu http://lindungihakpilihmu.kpu.go.id. Jadi jika ada ada masyarakat yang belum terdaftar di Daftar Pemilih agar segera melapor ke petugas KPU Palu,” pintanya.

Ia mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap petugas yang datang ke rumah, karena semua Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) telah melakukan rapid tes dan menggunakan standar protokol kesehatan.

“Jadi saya harapkan masyarakat tidal perlu takut, tidak perlu ragu kalau PPDP datang berkunjung ke rumah untuk proses Coklit, karena semua petugas PPDP sebelum turun telah di rapid tes terlebih dahulu dan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD),” ungkapnya.

Dia mengatakan, pemutakhiran data merupakan prinsip dan prasyarat memastikan apakah pemilih telah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), tanpa adanya diskriminasi pada saat pencoklitan nantinya. PPDP akan mendahulukan orang yang berpengaruh di daerah tersebut, seperti ketua partai politik, ketua adat, dan tokoh masyarakat.

Ketua KPU Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Tanwir Lamaming dan Ketua KPU Kota Palu, Agusalim Wahid saat pelepasan mobil pintar pemilu. Rabu (15/7/2020). FOTO : NUR SALEHA

“Jadi PPDP pada saat melukan tugas pencoklitan akan memprioritaskan orang yang berpengaruh di daerah tersebut untuk di Coklit, seperti ketua adat, ketua partai politik, dan tokoh masyarakat, agar mereka ikut mensosialisasikan kepada warga yang lain,” tuturnya.

Dia menambahkan, terkait persoalan data pemilih adalah persoalan klasik yang sering terjadi masalah, yang tentunya kedepannya diharapkan Coklit ini bukan hanya pekerjaan KPU, namun pekerjaan ini merupakan pekerjaan semua pihak.

“Jika petugas PPDP turun ke rumah, tolong diberitahukan, dikawal, ditegur jika masih ada warga Palu yang belum tercatat Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), karena pekerjaan ini merupakan pekerjaan kita bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Sulteng, Tanwir Lamaming mengatakan, bahwa pihaknya bersama KPU RI telah menghadiri peluncuran pertama gerakan klik serentak.

“Untuk beberapa kabupaten menargetkan melakukan klik serentak sebanyak 1000 Orang. Namun itu sangat bergantung dengan jaringan,” ujarnya.

Terkait terjadinya data ganda kata Tanwir, hal itu menjadi bagian proses pemuktahiran dari Coklit.

“Apabila terdapat data ganda akan segera di perbaiki. Untuk kendala sejauh ini hanyalah cuaca yang kurang stabil, namun kesiapan sejauh ini sudah maksimal,” tandasnya.

Seperti diketahui, pencoklitan akan dimulai dari tanggal 18 Juli hingga 13 Agustus 2020 mendatang.(NSH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here