KPU Morut Gelar Bimtek Pemuktahiran Data Pemilih

0
Para komisioner KPU Morut saat menggelar Bimtek pemuktahiran data bagi anggota PPK. FOTO : SAMUEL SIOMBO/PosoNews.id

POSONEWS, Kolonodale – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Morowali Utara (Morut), menggelar kegiatan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) di Gedung Morokoa Kolonodale, Morut, Sulteng.

Kegiatan Bimtek dan pemutakhiran data yang dilaksanakan, Senin (6/7/2020) tersebut, diikuti seluruh jajaran komisioner KPU dan 50 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Morut.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Morut, Yusri Ibrahim dalam sambutannya saat membuka kegiatan Bimtek tersebut memaparkan, bahwa kegiatan bimbingan teknis yang dihadiri 50 orang anggota PPK se-Kabupaten Morowali Utara, bertujuan untuk pemutahiran data pemilih pada Pilkada Serentak tahun 2020.

“Sesuai dengan aturan, bahwa setiap TPS berjumlah paling banyak 500 orang. Jadi dari 81.522 wajib pilih yang ada di Morut, jika dibagi 500 maka kita dapat maksimal 136 TPS,” terang Yusril.

Sementara untuk Morut saat ini terdapat 270 TPS, sehingga menurut Yusri, jumlah itu masih bisa diakukan rekruving guna mengantisipasi terjadi lonjakan jumlah DPT pada saat Pilkada.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Morut, Yusri Ibrahim

“Khusus Kecamatan Petasia Timur saya mewanti-wanti karena banyak pendatang dan menggunakan KTP luar Dukcapil. Saya tadi menghitung dari 10.592 wajib pilih kalau dibagi 500 maka akan dapat 21 TPS. Sementara kita sudah tempatkan 31 TPS disana,” imbuhnya.

Yusril menekankan, kepada Divisi Data KPU agar bekerja semaksimal mungkin, sehingga untuk jumlah TPS yang sudah ditetapkan tidak akan ada masalah lagi.

“Untuk itu saya minta kepada divisi data KPU agar benar-benar memanfaatkan bimbingan teknis ini untuk disampaikan kepada seluruh PPK,” tandasnya.

Terkait penyelenggaraan Pilkada 9 Desember 2020 mendatang, menurut Yusril pihak KPU telah menyiapkan alat pelindung diri (APD) yang akan digunakan untuk seluruh petugas di lapangan dengan tetap mengedepankan standar protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Disinggung soal anggaran yang dialokasikan bagi ketersediaan APD dalam Pilkada nanti, setelah melalui revisi anggaran, Yusri mengatakan KPU Morut telah menyediakan anggaran sebesar Rp 1,587 miliar khusus untuk pengadaan APD.

“Termasuk seluruh masyarakat wajib pilih nantinya apabila mereka akan datang memilih ke TPS pada 9 Desember, wajib menggunakan masker dan KPU juga sudah menyiapkan masker untuk masyarakat yang tidak menggunakan masker saat datang ke TPS,” kuncinya. (CHEM)

- Advertisement -