Ululere Dicanangkan Sebagai Desa Steril Kampung Tangguh Nusantara

0
265

POSONEWS – Morowali, Masih dalam rangkaian HUT Bhayangkara ke-74, Polres Morowali melaksanakan kegiatan Lounching Desa Steril Kampung Tangguh Nusantara Desa Ululere Kecamatan Bungku Timur, Rabu (1/7/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Morowali, AKBP Bayu Indra Wiguno didampingi Bupati Morowali dan Wakil Bupati Morowali, Ketua DPRD Morowali diwakili Serlan, Kasdim 1311/Morowali, Mayor Inf Arifin Rito Wibowo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali, Ashar M Ma’ruf, Kepala BNN Kabupaten Morowali, AKBP Mulyadi, Camat Bungku Timur, Sukman Gamal, Kapolsek Bungku Tengah AKP A Rapar, Danramil 01 Bungku diwakili Bhabinsa, Kepala Puskesmas Plus Bahomotefe, Hartia, para Kades dan Ketua BPD se-Kecamatan Bungku Timur, dan warga Desa Ululere sekitar 150 orang.

Pelaksanaan kegiatan tetap mengikuti Protokol Covid19 bagi tamu dan undangan sebelum melewati portal pintu masuk Desa Ululere, yakni wajib menggunakan masker, mencuci tangan dengan 6 langkah, dan pemeriksaan suhu tubuh.

Kegiatan warnai dengan simulasi warga keluar dan masuk Desa Ululere menuju rumah isolasi bagi tamu dari luar Kabupaten Morowali, dilanjutkan dengan cek kondisi rumah, simulasi antar makanan kepada tamu yang diisolasi di rumah isolasi, simulasi penanganan warga yang terpapar Covid-19, simulasi pemakaman warga yang meninggal dunia dan terpapar Covid-19 selanjutnya menuju lokasi pemakaman Covid-19.

Acara akhiri dengan Pencanangan Desa Steril Covid-19 Kampung Tangguh Nusantara oleh Bupati Morowali, didampingi Forkopimda Morowali sekaligus Pembacaan Komitmen Masyarakat Siap Melaksanakan PHBS dan Protokol Kesehatan Covid-19 oleh Perwakilan masyarakat Desa Ululere dan dilanjutkan dengan Penandatanganan Komitmen, pemutaran video dokumenter pencanangan Desa Steril Covid-19 Kampung Tangguh Nusantara Desa Ululere oleh Satgas Covid-19 Desa Ululere.

Kapolres Morowali, AKBP Bayu Indra Wiguno dalam sambutannya mengatakan, agar program tersebut bisa bermanfaat, bisa menjadikan contoh untuk wilayah-wilayah yang lain dan tentunya lebih khusus bagi masyarakat Desa Ululere.

“Program ini bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, termasuk juga dengan TNI Kodim 1311/Morowali dan melibatkan seluruh perangkat Pemerintah tingkat kecamatan maupun tingkat desa, program yang dilaksanakan ini kita resmikan dalam bentuk simulasi sehingga mempermudah masyarakat untuk mengingat, jika misalkan ada masyarakat yang ingin menerapkan prosedur atau protokol yang sama di wilahnya masing-masing,” ungkapnya.

Kapolres harap, agar kedepan, Pembentukan Desa Steril tersebut menjadi upaya untuk menciptakan Claster-Claster steril. “Selama ini kita tau banyak claster positif Corona, maka kita mengimbangi dengan membentuk claster-claster steril, semoga Claster Steril ini semakin banyak dan semakin berkembang sehingga kita bisa bilang bahwa ini adalah upaya untuk melawan Corona,” tandasnya. (BMG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here