Warga Kilo Poso Pesisir Utara Minta Penempatan TNI Secara Maksimal

0
278
Dandim 1307 Poso, Letkol Catur Sutoyo

POSONEWS, Poso – Warga masyarakat Dusun Sipatuo serta Dusun Sipatokong, Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara (PPU), mengungkap jika kebutuhan yang paling dibutuhkan mereka sekarang adalah rasa aman.

Bila pemerintah datang menawarkan pilihan kepada mereka antara keamanan dan sembako maka yang dipilih adalah keamanan. Hal tersebut diungkap warga saat gelar buka puasa bersama dengan seorang pengusaha lokal, Irwan, di Dusun Sipatuo desa Kilo, Minggu (17/5/2020).

“Yang kami butuhkan sekarang ini rasa aman, bukan sembako,” ujar warga yang enggan namanya dipublikasikan.

Menurut sejumlah warga Desa Kilo, mereka merupakan pekerja keras. Jika Poso aman maka warga yakin sembako bisa dibeli dan dicukupi sendiri.

“Jadi yang kami butuhkan dari pemerintah adalah bantuan menciptakan bagaimana daerah kita ini aman sehingga kami masyarakat bisa beraktivitas di kebun dengan normal. Kalau bantuan sembako itu nomer sekian,” imbuh mereka.

Diakui warga Kilo, dengan kondisi keamanan yang tidak menentu sekarang membuat mereka hidup sulit karena tak ada lagi penghasilan. Padahal jika situasinya aman justru warga akan tambah sejahtera karena sudah memasuki waktu panen raya buah kakao.

Menurut warga, mereka sudah tidak lagi bisa pergi berkebun di gunung hampir sebulan terakhir atau sejak meninggalnya secara sadis Daeng Toppo ditangan OTK bersenjata.

Dengan kondisi suasana kebatinan yang tidak menentu warga juga meminta kiranya adanya upaya maksimal penempatan satuan aparat keamanan di wilayah Desa Kilo dan sekitarnya. Bahkan secara tegas warga memohon agar kiranya pihak pemerintah dapat menempatkan secara maksimal pihak aparat keamanan, khususnya dari satuan TNI.

Dandim 1307 Poso, Letkol Catur Sutoyo, saat di hubungi media ini via telepon genggamnya terkait adanya keinginan warga setempat untuk lebih mamaksimalkan peran TNI dalam penanganan kemanan antara lain menyatakan, bahwa sebelumnya sudah mendengarkan adanya keinginan warga sekitar.

Olehnya, kata sosok yang dibesarkan dijajaran elit TNI Sandi Yudha ini menegaskan, kalau pihaknya telah membicarakan hal ini bersama pihak kepolisian serta pihak pemerintah Daerah.

“Ini memang telah kami bicarakan bersama semua stake holder terkait, intinya TNI jika memang dibutuhkan masyarakat akan selalu siap,” ungkapnya.

Lebih jauh kata Catur, langkah TNI akan senantiasa berpijak pada aturan main yang ada.

“Kita akan siap membantu tentunya harus jelas perangkat regulasinya. Saat ini pun TNI tetap bersama masyarakat melalui satuan yang ada seperti Babinsa maupun perbantuan yang dilibatkan dalam setiap operasi keamanan,” pungkasnya. ADI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here