Poso Terbaik ke 2 Nasional PPD 2020

0
776

POSONEWS, Poso – Pemerintah Kabupaten Poso kembali mengukir prestasi dengan berhasil menempati posisi terbaik ke 2 secara nasional dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2020. Prestasi ini mengalami peningkatan jika dibanding tahun sebelumnya yang menempati posisi ke 4 tingkat nasional.

Keberhasilan Pemkab Poso ini diumumkan langsung Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam pembukaan Musrembangnas yang dibuka langsung Presiden Joko Widodo melalui video teleconference secara nasional Kamis (30/4).

Kepala BPPN/Bappenas Suharso Monoarfa menyebut ajang penghargaan tahunan tersebut menobatkan tiga provinsi terbaik, tiga kabupaten terbaik, dan tiga kota terbaik.

“Bappenas kembali mengadakan penghargaan tahunan kepada daerah dengan tiga kategori yakni provinsi, kabupaten dan kota. Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada daerah atas prestasi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang dilakukan setiap tahun,” ucap Suharso Monoarfa.

Dan hasilnya Kabupaten Poso meraih peringkat kedua terbaik dalam kategori perencanaan dan pencapaian tingkat kabupaten, sementara tempat pertama di raih oleh Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Bangka berada diposisi terbaik ketiga.

Penghargaan ini perlu diacungi jempol karena untuk Provinsi Sulteng, wilayah Kabupaten Poso harus bersaing dengan 12 Kabupaten lainnya. Ini juga menjadi kebanggaan mengingat Kabupaten Poso merupakan satu satunya kabupaten di wilayah Indonesia Timur yang berhasil menyisihkan 413 kabupaten lainnya di Indonesia dalam penilaian pencapaian pembangunan daerah terbaik.

Musrembangnas yang digelar secara virtual itu, disaksikan langsung Bupati Poso Darmin Sigilipu, Wabup Poso Samsuri, Ketua DPRD Sesi Mapeda, Sekkab Poso Yan Guluda serta Kepala Bapelitbangda Poso Heningsih Tampai.

Bupati Poso Darmin Sigilipu tak bisa menyembunyikan rasa bangga dan haru atas pengumuman tersebut. Ia mengatakan, prestasi yang diperoleh merupakan kerja cerdas, kerja keras dan kerja sama dari semua pihak terkait.

“Prestasi ini sangat membanggakan kita semua, karena itu harus terus kita pertahankan. Tahun lalu kita peringkat keempat nasional dan tahun ini kita berhasil meningkatkan prestasi menjadi posisi terbaik kedua,” ujarnya.

Kepada wartawan, Kepala Bapelitbangda Poso, Heningsih Tampai menjelaskan, ada empat kriteria penilaian yang dilakukan Bappenas dalam penghargaan ini. Yakni dari aspek pencapaian pembangunan 30 persen, aspek kualitas dokumen RKPD 20 persen, aspek proses penyusunan dokumen RKPD 30 persen serta aspek inovasi 20 persen.

Kata Herningsih, melalui presentase keempat aspek harus dilengkapi dan disertai bukti fisik. Seperti keberhasilan Kabupaten Poso untuk kali kedua dalam penilaian pembangunan daerah yang didukung oleh perencanaan pembangunan yang telah terintegrasi dengan pengelolaan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) hasil penilaian BPK.

Akuntabilitas nilai sakip B hasil penilaian Kemenpan dan Reformasi Birokrasi, pelayanan publik Kabupaten Poso masuk zona hijau dengan nilai 95,95 hasil penilaian Ombudsman.

Selain itu, keberhasilan Kabupaten Poso dalam melakukan eliminasi Schistosomiasis melalui Inovasi Daerah Gema Beraksi (Gerakan Masyarakat Mandiri Berantas Keong Schistosomiasis) yang digagas oleh Kadis Kesehatan Kabupaten Poso, juga menjadi salah satu kriteria penilaian yang dilakukan. (LEE)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here